Otoseken.id - Motor trail menjadi salah satu motor pilihan bagi yang menyukai off-road atau trabasan.
Bagi yang tertarik untuk membelinya dalam kondisi bekas disarankan untuk terlebih dulu mengecek bagian kaki-kakinya secara teliti.
Hal tersebut dilakukan untuk menghindari adanya kerusakan berat di sektor kaki-kaki motor yang akan dibeli.
Sebab, selain membuat motor tidak nyaman saat dikendarai, nantinya bakal butuh biaya lumayan banyak untuk memperbaikinya.
Disampaikan oleh Dennies OT dari bengkel spesialis trail OT Hydrographic.
"Mau beli motor trail bekas SE atau yang road baiknya cek kaki-kaki dulu," terang Dennies OT.
Pengecekan tersebut perlu dilakukan karena bagian kaki-kak tersebut rawan terhadap kerusakan.
Baca Juga: Penyakit Kawasaki KLX 150 Bekas, Rawan Jika Sering Hujan-hujanan
"Soalnya kaki-kaki ini paling rawan rusak kondisinya di motor trail, apalagi kalau motornya sering dipakai main off-road," tambahnya.
Hal pertama lakukan pengecekan pada bagian shockbreaker, apakah ada kebocoran oli atau tidak.
"Kalau ada rembes memang masih bisa diperbaiki, biasanya sealnya saja yang rusak," lanjut Dennies.
Selain itu untuk mengetahui kondisi sokbreker juga bisa dilakukan dengan cara mencoba motornya.
"Bisa juga coba naik ke motor atau dibawa jalan sebentar untuk merasakan motornya stabil atau tidak, sokbrekernya mati atau tidak," terangnya lagi.
Nah, jika kondisi sokbreker dirasa cukup aman, pengecekan selanjutnya geser ke area pelek.
"Pelek ini juga rawan peyang kan kalau sering dipakai main, cek apakah ada yang peyang plus jari-jarinya apakah mulai berkarat atau tidak," tegas Dennies yang sering pakai tipe Viar.
Baca Juga: Catat, Beli Motor Bekas dari Daerah Pesisir Wajib Cek Bagian Ini
Setelah pengecekan bagian sokbreker dan pelek dilakukan, satu bagian lagi yang harus dicek adalah gir dan sproketnya.
"Lalu cek juga area gir dan rantainya, soalnya kalau mulai tajam atau rantai mulai kaku kalian harus siapkan dana lebih untuk ganti gear setnya," tutupnya.