Otoseken.id - Honda BeAT FI tahun 2014 menjadi titik penting evolusi skutik yang enak dipakai harian di Indonesia karena merupakan generasi terakhir sebelum hadirnya teknologi eSP.
Konsumen mulai meninggalkan motor karburator dan beralih ke teknologi injeksi yang dianggap lebih hemat bahan bakar, lebih bersih, dan lebih praktis.
Selain itu, bobotnya yang ringan dipadukan dengan dimensi ramping membuat motor ini terasa sangat lincah untuk digunakan dijalanan yang sempit, padat sasehingga sangat cocok digunakan menyelip di kemacetan perkotaan.
Secara tampilan, Honda BeAT FI 2014 membawa desain lebih tajam dibanding generasi karburator sebelumnya.
Lekukan bodinya dibuat lebih agresif dengan garis sporty pada area depan dan samping.
Motor matik memiliki panjang 1.863 mm, lebar 675 mm, dan tinggi 1.072 mm dengan berat kosong hanya sekitar 93 kg.
Baca Juga: Motor Matik Sejuta Umat Kian Murah, Harga Honda BeAT 2020 Bekas Sisa Segini
Nah untuk performa dapur pacunya, Honda BeAT FI tahun 2014 dibekali mesin seri K25A berkapasitas 109,5 cc, 1-silinder, 4-stroke dengan teknologi SOHC, PGM-FI (Programmed Fuel Injection) berpendingin udara.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga 8,52 PS pada 8.000 rpm dan torsi 8,68 Nm pada 6.800 rpm yang disokong oleh transmisi otomatis V-matic.
Dengan mesin dan tenaga yang dihasilkan, motor ini memiliki catatan konsumsi BBM 57 km/liter hingga 67 km/liter.