Penyakit BMW X5 E53 Mesin Cepat Panas, Penyebabnya Karena Komponen Ini

Abdul Aziz Masindo - Selasa, 19 Mei 2020 | 16:44 WIB
BMW X5 E53
Dok. Auto Bild Indonesia
BMW X5 E53

Otoseken.idBosan dengan SUV Jepang, BMW X5 E53 bekas bisa jadi pilihan, SUV asal Jerman ini punya desain yang ganteng.

BMW X5 E53 masuk ke indonesia pada tahun 2001 lalu dan terjadi facelift di tahun 2004, hadir dalam 3 pilihan mesin, yakni berkapasitas 3.000 cc, 4.400 cc, dan terbesar 4.600 cc.

Dari segi desain, BMW X5 E53 masih masih terlihat gagah dan ganteng walaupun dipakai di tahun 2020.

yang lebih menarik, harga sekennya sudah terjangkau, untuk tahun 2002 berkisaran di harga Rp 150 jutaan sudah mendapatkan SUV asal Jerman ini.

BMW X5 di pasar mobkas
Nugie/otomotifnet
BMW X5 di pasar mobkas

Baca Juga: BMW X5 E53 2003 Bekas, Tipe Ini Bisa Dipinang Dengan Dana Rp 160 Juta

Walaupun harga BMW X5 E53 bekas sudah setara LCGC tapi ingat, umur pemakaian membuat mobil ini cukup rentan terkena penyakit. 

Pemilik BMW X5 E53 banyak mengeluhkan mesin yang cepat panas bahkan sampai overheat.

Penyebab mesin BMW X5 E53 cepat panas adalah pada selang-selang heater yang sudah termakan umur.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : ARSN

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa