Ini Bahaya Tidak Melakukan Rotasi Ban & Spooring di Mobil Bekas

ARSN,Andhika Arthawijaya - Senin, 8 Juni 2020 | 12:33 WIB
ilustrasi spooring dan balancing mobil
daihatsu.co.id
ilustrasi spooring dan balancing mobil

Otoseken.idBagi pemilik mobil bekas sebaiknya tetap lakukan item servis ini ya.

Sebab jika tidak, resiko yang akan terjadi bisa menimbulkan bahaya untuk Anda dan keluarga.

Yap, item servis yang dimaksud adalah rotasi ban dan spooring kaki-kaki.

“Idealnya rotasi ban dilakukan setiap jarak 10.000 kilometer atau setahun sekali,” bilang Suwandi, Service Advisor bengkel resmi Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT) di Pulogadung, Jakarta Timur.

Baca Juga: 10 Pilihan Mobil Bekas Rp 30 Juta Juni 2020, Toyota Corona Cuma Segini

Tujuan merotasi ban ini kata Wandi, sapaan akrabnya, adalah agar terkikisnya permukaan ban berlangsung merata.

Perlu sobat ketahui, saat melakukan pengereman atau menikung, pada ban tertentu akan mengalami tekanan yang lebih besar.

Nah, bila sering mendapat tekanan yang besar, lama-lama ban tersebut akan mengalami pengikisan.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : ARSN
Sumber : Otomotifnet.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa