Kelemahan Nissan X-Trail T3, Padahal Nyaman Dikendarai

Nabiel Giebran El Rizani,ARSN - Kamis, 11 Juni 2020 | 19:41 WIB
Nissan X-Trail 2.0 CVT tahun 2011
Dok. OTOMOTIF
Nissan X-Trail 2.0 CVT tahun 2011

Otoseken.idSalah satu SUV yang dikenal nyaman dikendarai yaitu Nissan X-Trail T31.

Hal itu disebabkan Nissan X-trail T31 termasuk SUV yang bertipe monocoque (monokok), yakni bodinya menyatu dengan sasis.

Mobil bertipe monokok ini cenderung lebih baik dalam meredam gaya kejut.

Namun di balik itu, ada kelemahan X-Trail T31 yang perlu diketahui, yakni di bagian suspensi depan, tepatnya di bushing member atau bushing arm.

Baca Juga: Beli Nissan X-Trail Tahun 2001 - 2007? Point Ini Wajib Diperhatikan

"Kelemahannya di bushing member ya. Fungsinya itu untuk menahan gaya kejut," kata Joko Samiono, Pemilik Jasmin Motor, bengkel spesialis Nissan.

Menurut Joko, kerusakan tersebut disebabkan medan di Indonesia kurang cocok bagi bushing member X-Trail T31.

"Kalau dipakai di medan Jepang sih, saya kira akan baik-baik saja. Hanya saja dikondisikan di Indonesia, terutama yang medannya buruk itu yang membuat bushing-nya cepat rusak," ujar Joko.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : ARSN
Sumber : Jip.co.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa