Otoseken.id - Mobil bekas yang sudah berumur, pasti ada saja bunyi-bunyian yang muncul saat berjalan.
Terlebih bunyi tersebut menjadi lebih terdengar saat melewati jalan berlubang.
Dan salah satu penyebab bunyi aneh yang mengganggu tersebut adalah dari kaliper rem.
Kaliper rem sering kali agar oblak dan menimbulkan bunyi karena berbenturan dengan dudukan kampas rem.
Baca Juga: Pedal Rem Mobil Bergetar Saat Diinjak? Ini Beberapa Penyebabnya
Inilah penyebab bunyi yang menggangu sehingga mengemudi menjadi tidak nyaman.
"Kaliper rem yang bunyi ini wajar terjadi, terutama pada mobil yang sudah berumur," buka Harry, Kepala Mekanik bengkel spesialis Auto Clinic.
"Namun, untuk mengetahuinya bisa dengan berbagai cara," tambah pria yang bengkelnya ada di Harapan Indah, Bekasi.
Cara yang pertama seperti yang disebutkan di atas yakni dengan suara aneh seperti besi beradu dan menimbulkan bunyi.
Baca Juga: Kenali 3 Penyebab Kampas Rem Cakram dan Tromol Mobil Cepat Habis
Akan tetapi untuk lebih yakin bahwa kaliper rem mulai oblak bisa dengan cara memukul roda dengan tangan.
/photo/2020/04/13/1439738635.jpeg)
"Saat mobil diparkir coba dengan memukul ban dengan tangan, kalau dirasa ada bunyi dari arah rem maka kemungkinan kaliper oblak," sebutnya.
Saat roda dibongkar juga bisa dilakukan pengecekan dengan cara memegang kaliper.
Kaliper oblak bisa dirasakan dengan tangan dengan cara menggerakan kaliper.
"Kalau bunyi sudah terlalu terdengar perbaiki segera kaliper yang oblak, kalau masih sedikit oblak namun dan tidak muncul bunyi enggak diperbaiki juga tidak apa-apa," tutup Harry.
Ngoprek Santuy di Rumah, Tips Mudah Cek Kondisi Minyak Rem Mobil
/photo/2020/02/13/2904536135.jpeg)
Otoseken.id - Di mobil bekas, kualitas minyak rem harus diperhatikan pemilik.
Bila secara kuantitas, bisa dilihat dari tabung minyak rem yang bertulisan lower dan upper.
Kalau sudah batas bawah berarti ada sistem rem yang tidak beres seperti terjadi kebocoran.
Sementara untuk melihat kualitas minyak rem harus dengan cara membuka tutup minyak rem agar lebih teliti.
Baca Juga: Ngoprek Santuy di Rumah, Jurus Mudah Pengencangan Busi di Mobil
Kualitas minyak rem bisa turun seiring pemakaian waktu.
Sebagaimana kita ketahui, minyak rem bila turun kualitasnya ditandai dengan warnanya yang agak berubah.
"Betul, seiring pemakaian waktu suatu saat minyak rem bisa berubah warna, seperti menjadi agak keruh," buka Januadi, Technical Service Trainer Volkswagen PT Garuda Mataram Motor (GMM).
"Warna keruh ini akibat konsentrasi air yang ada di minyak rem sudah melebihi ambang batas," tambahnya.
Baca Juga: Ngoprek Santuy di Rumah, Jurus Mudah Pengencangan Busi di Mobil
Biasanya, minyak rem yang menurun kualitasnya juga akan mengurangi performa pengereman.
Hal ini karena minyak rem sudah tidak mampu lagi maksimal bekerja sebagai media tekanan hindrolik di sistem rem.
"Biasanya setiap pabrikan memiliki anjuran kapan minyak rem harus diganti," sebutnya.
Dan ada baiknya anjuran ini dipatuhi agar kinerja komponen pengereman bisa bekerja dengan baik.
Enggak panik lagi kan sob.
Editor | : | ARSN |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR