Otoseken.id - Oli mesin mobil bekas harus selalu di cek volumenya.
Cara mengetahui volume oli mesin mobil tinggal mencabut dipstick dan kita sudah bisa tahu apakah jumlah oli mesin mobil normal atau kurang.
Pasalnya, bila terjadi masalah seperti volume oli mesin berkurang bisa diketahui dan dilakukan perbaikan pada bagian yang rusak.
Semua mobil memiliki stick oli atau biasa disebut dipstick untuk mengetahui volume oli mesin.
Baca Juga: Pengaruh Kualitas Oli Mesin Mobil ke Konsumsi Bahan Bakar
Posis dipstick biasanya berada di samping blok silinder dan berbentuk pelat besi panjang.
Akan tetapi banyak yang kurang tepat dalam mengecek dipstick.
"Betul, untuk menggunakan dipstick itu seharusnya saat mesin dalam keadaan dingin," sebut Agus Woles, Mekanik bengkel X-Boost Station di Harapan Jaya, Bekasi.
"Karena saat mesin panas maka oli mesin di oil pan akan berkurang karena oli sudah bersirkulasi," tambahnya.
Baca Juga: Resiko Oli Mesin Mobil Bekas Rembes, Bisa Rugi Jutaan Rupiah
Oli mesin yang sudah bersirkulasi ke bagian seperti kepala silinder tidak akan langsung turun ke bawah.
/photo/gridoto/2018/06/14/465364149.jpeg)
Jadi saat mengecek dipstick saat mesin panas oli mesin akan cenderung berkurang.
"Hal itu wajar dan oli mesin enggak perlu ditambahkan," sebutnya.
Bila ditambahkan maka saat mesin dalam keadaan dingin dan oli mesin sudah turun maka volume oli terlalu penuh.
Baca Juga: Mobil Bekas Tahun Tua Wajib Pakai Oli Mesin Kental, Ini Kata Ahlinya
Hal ini bisa menyebabkan kinerja mesin menjadi lebih berat karena oli mesin terlalu banyak.
"Berbeda saat cek dipstick oli mesin saat mesin dingin lalu oli memang kurang, baru boleh ditambahkan," beber Agus.
Jadi jangan sampai keliru saat cek oli mesin menggunakan dipstick sob.
Editor | : | ARSN |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR