Otoseken.id - Buat pemilik motor matik yang area CVT berbunyi dengung menandakan ada keausan part.
Part tersebut adalah bearing gearbox CVT yang jika mengalami keausan maka bakal muncul bunyi dengung.
"Suaranya dengung cenderung kasar seperti ada bunyi besi beradu," buka Rudi Kurniawan owner bengkel Rudi Motor di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Untuk lebih memastikan bisa coba buka area pulley belakang dan goyangkan as pulley dengan tangan.
Baca Juga: Penyebab Motor Matik Gak Mau Nyala Walau Tuas Rem Sudah Ditekan
"Kalau dia bisa goyang menandakan bearing yang sudah aus, kalau normal area ini tidak boleh bergoyang," lanjutnya lagi.
Bearing gir rasio yang oblak atau aus ini tidak boleh lama-lama dibiarkan rusak atau berbunyi.
"Bisa merembet dan merusak gir rasio, nanti malah keluar biaya semakin banyak kalau dibiarkan," terang Rudi yang buka bengkel di daerah Kelapa Gading selama 5 tahun terakhir.
Harga bearing ini tergolong terjangkau, untuk motor matik dengan kapasitas 110 cc tidak sampai Rp 50 ribu.
Baca Juga: Kenali Ciri-ciri Kampas Ganda di Motor Matik Harus Diganti
"Tapi proses membongkarnya saja yang cukup lama," tambahnya.

"Selain itu saat pemasangan juga jangan asal getok dan harus lurus," lanjut Rudi.
"Seandainya posisi bearing miring yang ada pasti semakin berisik dan harus pasang bearing baru lagi, malah keluar uang dan tenaga dua kali," tutupnya.
Penyebab Sepele Bikin V-Belt Motor Matik Putus Saat di Tengah Jalan
/photo/2020/07/28/2186171822.jpg)
Otoseken.id - Buat yang belum tahu, v-belt motor matik usia pakainya hingga 20 ribu km.
Umurnya bisa pendek kalau hal sepele berikut ini sering dilakukan.
"Biasanya v-belt pada motor matik yang berumur 20.000 km, sudah mulai kelihatan retak atau sisi-sisinya sudah curam," buka Zenal dari bengkel spesialis motor matik kepada GridOto.com.
Usia pemakaian v-belt pada motor matik bisa lebih cepat karena kondisi pulley depan.
Baca Juga: Patokan Ganti Oli Gardan Motor Matik yang Gampang, Pakai Cara Ini
"Cuma kalau bukaan pulley seret, efeknya v-belt jadi sering tertarik-tarik," papar Zenal saat ditemui di bengkelnya di Jalan Pitara Raya, Depok, Jawa Barat.

"Saya rasa sebelum 20.000 km v-belt bisa saja putus di tengah jalan," tambahnya.
Menurut Zenal, penyebab bukaan pulley depan seret ternyata sepele.
"Biasanya bikers jarang servis bagian CVT, sehingga kondisi grease atau gemuk jadi kering. Atau bisa juga roller peyang menyebabkan bukaan pulley depan jadi enggak maksimal alias seret," tuturnya.
Baca Juga: CVT Motor Matik Bergetar dan Bunyi Kasar Saat Langsam? Ini Penyebabnya
Menurut Zenal, kalau v-belt sampai putus di jalan sangat merepotkan.
Kalau putusnya v-belt enggak mengunci roda belakang masih bisa didorong.
Namun kalau sampai v-belt mengunci pulley belakang mau enggak mau harus diangkut dengan mobil atau towing.
Yang jelas, kalau sampai putus di jalan motor kalian enggak akan bisa digunakan.
Posted : Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:35 WIB| Last updated : Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:35 WIB
Editor | : | optimization |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR