Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sebelum Beli Yamaha Scorpio Bekas, Kenali 4 Penyakit yang Menghantui

Abdul Aziz Masindo - Jumat, 16 Oktober 2020 | 22:11 WIB
Yamaha Scorpio
Istimewa
Yamaha Scorpio

Otoseken.id - Sebelum Motor Sport naked Yamaha Vixion populer seperti sekarang, Yamaha Scorpio sudah dulu populer.

Walaupun sudah discontinue, tapi Yamaha Scorpio masih diburu banyak penggemarnya.

Selain asyik dipakai untuk harian, Yamaha Scorpio juga jadi merek dan tipe motor paling dicari untuk bahan kustom.

Jika serius berminat akan meminang unit seken Yamaha Scorpio untuk pemakaian harian, tidak ada salahnya mengenali penyakit bawaan supaya tak merepotkan dan bikin runyam kelak.

Baca Juga: Pakai Kampas Kopling YZF-R25, Sengatan Yamaha Scorpio Makin Sadis

1. KAKI-KAKI 

"Yamaha Scorpio paling rentan di bagian kaki-kaki. Terutama di bagian arm dan connecting rod alias conrod dan bosh arm," beber Benny Ilham, Owner VB Motor, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Arm relay dan connecting rod standar bikin Yamaha Scorpio jadi ambles.

"Makanya kami bikin arm relay dan conroad yang punya dimensi lebih besar dari standar, jadi ketika dipakai jalan atau boncengan nggak ambles," lanjut Benny.

2. VAKUM KARBURATOR 

Urusan pengabutan bahan bakar, Yamaha Scorpio masih dibekali karburator dengan karet vakum yang tentu berbeda dari jenis skep, dan itu bikin karburator vakum rentan jebol.

Baca Juga: Subtitusi Piston Yamaha Scorpio, Pakai XMAX Kapasitas Jadi 250 Cc

Dampak dari itu, tarikan Yamaha Scorpio jadi lemot.

"Kalau sudah begitu, palingan akibat karet vakum bocor," ujar Benny.

 

Solusinya dengan mengganti karet vakum, tapi sebagai alternatif, bisa pakai karburator aftermarket untuk Yamaha Scorpio.

"Alternatif murah dan bagus ya ganti karburator PE28," tambahnya.

3. KOPLING 

Penyakit bawaan lain yang harus diperhatikan adalah kopling.

Baca Juga: Bagian Yang Tidak Boleh Terena Sabun Cuci di Yamaha Scorpio

Ciri-cirinya saat dibetot, Yamaha Scorpio bukannya ngacir tapi hanya suara raungan mesin.

"Kopling cepat lemas dan lemot saat ditarik, solusinya pilih oli yang punya kemampuan melepas panas dengan baik," saran Benny lagi. 

4. OVERHEAT 

Meski enggak terjadi di semua Yamaha Scorpio, penyakit overheat atau panas berlebih di mesin tetap harus diwaspadai.

Gejala panas berlebih itu disebabkan oleh konstruksi mesin Yamaha Scorpio. 

Baca Juga: Cuma Modal Rp 5 Ribu, Mesin Motor Yamaha Scorpio Anti Overheat

"Coba dibayangkan, mesin Yamaha Scorpio yang gede dengan piston 70 tapi nggak ada sistem pendinginan mumpuni seperti radiator atau oil cooler," bingung Benny.

Kalau salah pilih oli bisa bahaya dan malah bisa bikin overheat. 

 

 

Editor : ARSN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa