Otoseken.id - Saat memasuki musim hujan, banyak ruas jalan sering tergenang banjir.
Buat kalian yang punya motor matik hati-hati saat terobos banjir.
Karena sering terobos banjir ada anggapan bisa bikin gardan motor matik gampang jebol.
Benarkah demikian? Untuk mengetahui hal ini mari simak penjelasan bengkel spesialis berikut ini.
Baca Juga: Penyebab Motor Matik Gak Mau Nyala Walau Tuas Rem Sudah Ditekan
"Sebenarnya gardan motor matik aman saja terobos banjir asalkan sil-sil masih belum ada yang getas," bukan Zaenal, owner bengkel spesialis Yamaha Nouvo, Jambul Wara Wiri kepada GridOto.com.

Kalau sil pada gardan motor matik getas biasanya air bisa masuk saat kalian terobos banjir.
"Nah, kalau sampai air bercampur dengan oli gardan itu yang bahaya," beber pria yang akrab disapa Jambul ini.
"Perlindungan oli gardan jadi kurang maksimal, lama-lama gigi atau gir rasio di dalamnya bisa aus," tambahnya saat ditemui di Jalan Batas, Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
Baca Juga: Pilihan Motor Matik Seken Rp 7 Jutaan, Honda Vario Cuma Segini Harganya
Kalau gigi atau gir rasio aus biasa menimbulkan suara bunyi dengung pada gardan.
"Ciri-cirinya kalau gigi atau gir rasio aus timbul suara ngiung atau dengung pada gardan," tutupnya.
Nah, sebelum kalian memutuskan untuk menerobos banjir pastikan sil pada gardan aman ya.
Penyebab Sepele Bikin V-Belt Motor Matik Putus Saat di Tengah Jalan
/photo/2020/07/28/2186171822.jpg)
Otoseken.id - Buat yang belum tahu, v-belt motor matik usia pakainya hingga 20 ribu km.
Umurnya bisa pendek kalau hal sepele berikut ini sering dilakukan.
"Biasanya v-belt pada motor matik yang berumur 20.000 km, sudah mulai kelihatan retak atau sisi-sisinya sudah curam," buka Zenal dari bengkel spesialis motor matik kepada GridOto.com pada Selasa (21/07/2020).
Usia pemakaian v-belt pada motor matik bisa lebih cepat karena kondisi pulley depan.
Baca Juga: Patokan Ganti Oli Gardan Motor Matik yang Gampang, Pakai Cara Ini
"Cuma kalau bukaan pulley seret, efeknya v-belt jadi sering tertarik-tarik," papar Zenal saat ditemui di bengkelnya di Jalan Pitara Raya, Depok, Jawa Barat.

"Saya rasa sebelum 20.000 km v-belt bisa saja putus di tengah jalan," tambahnya.
Menurut Zenal, penyebab bukaan pulley depan seret ternyata sepele.
"Biasanya bikers jarang servis bagian CVT, sehingga kondisi grease atau gemuk jadi kering. Atau bisa juga roller peyang menyebabkan bukaan pulley depan jadi enggak maksimal alias seret," tuturnya.
Baca Juga: Batasan Mengkorter Blok Silinder Motor Matik, Minimal Segini
Menurut Zenal, kalau v-belt sampai putus di jalan sangat merepotkan.
Kalau putusnya v-belt enggak mengunci roda belakang masih bisa didorong.
Namun kalau sampai v-belt mengunci pulley belakang mau enggak mau harus diangkut dengan mobil atau towing.
Yang jelas, kalau sampai putus di jalan motor kalian enggak akan bisa digunakan.
Editor | : | ARSN |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR