Otoseken.id - Air radiator yang baik harus bisa membuat suhu mesin stabil, tidak terlalu dingin ataupun terlalu panas.
Cairan pendingin (radiator coolant) atau bahasa umumnya air radiator bertugas sebagai media transfer panas mesin.
Di dalam komponen sistem pendingin ada yang bernama thermostat sebagai kontrol suhu mesin.
Komponen berukuran kecil ini bisa saja mengalami kerusakan.
Lalu, apakah salah pilih air radiator berefek thermostat jadi gampang rusak?
Baca Juga: Air Radiator Wajib Diganti Walau Mobil Jarang Dipakai, Ini Efeknya
/photo/2020/03/02/3954316127.jpeg)
"Bisa, pemilihan air radiator yang salah sangat mungkin membuat thermostat rusak," ucap Andy dari bengkel Honda Clinic Auto Tech Support (HCATS) di Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Jakarta Timur kepada GridOto.com.
"Misalnya pakai air keran atau air sumur itu bikin sistem pendingin mudah karat termasuk thermostat," tambahnya.
Karat ini akan menyerang komponen yang terbuat dari besi seperti katup thermostat.
Alhasil, katup thermostat akan macet karena tertutup karat.
Karat yang membuat macet katup thermostat bisa berimbas mesin mobil mudah overheat.
"Bagaimana tidak, air radiator di mesin tidak bersirkulasi ke radiator untuk didinginkan ya pasti overheat," bebernya.
"Makanya pakai air radiator yang memang sudah diciptakan khusus karena ada kandungan anti karatnya," tutup Andy.
Baca Juga: Tanda-tanda Tutup Radiator Mobil Rusak, Awas Efeknya Bisa Bahaya
Editor | : | optimization |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR