Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

mesin mobil

Mesin Mobil Jadi Kasar Setelah Terjang Banjir, Cek Langsung Penyebabnya

ARSN,Radityo Herdianto - Rabu, 10 Februari 2021 | 15:05 WIB
Mobil melewati banjir
Dok Auto Bild Indonesia
Mobil melewati banjir

Otoseken.idSuara mesin mobil bekas kesayangan jadi kasar setelah terjang banjir? ada bagian komponen yang harus segera dicek.

 

Seperti hujan deras beberapa akhir ini di wilayah Jakarta dan sekitarnya sampai menyebabkan banjir di ruas jalan.

Baik disengaja atau terpaksa, mobil terjang banjir berpotensi memicu kerusakan pada mesin.

Dikatakan oleh Sarudin, Kepala Bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk, Jakarta Barat, muncul bunyi kasar dan getaran di mesin bisa disebabkan karena terjadi gejala water hammer.

Baca Juga: Ini Biang Keladi Yang Bikin Mesin Mobil Bekas Mulai Ngelitik

"Air masuk ke ruang bakar dari intake, pembakaran jadi macet atau jamming," sebut Sarudin kepada GridOto.com.

Ilustrasi water jacket blok mesin
istimewa
Ilustrasi water jacket blok mesin

Kondisi ini bisa dicek dengan membuka blok kepala mesin dan lihat bagian dinding silinder.

Kalau ada baret di satu sisi dinding bisa menjadi indikasi setang piston mesin bengkok.

"Karena bengkok, piston cenderung tertekan di satu sisi dan menggerus dinding silinder," jelas Sarudin.

Baca Juga: Geber Mesin Mobil Saat Terjang Banjir, Awas Ini Bahaya Yang Mengintai

Jika dirasa aman tapi tetap ada bunyi, bisa cek komponen bearing mesin di bagian yang dililit fan belt (v-belt).

"Air banjir itu kan kotor, kotoran bisa terjebak di bearing yang bikin bunyi decit," terang Sarudin.

"Atau kalau sudah lama baru bunyi biasanya bearing berkarat setelah kena air kotor setelah terjang banjir," sambung Sarudin.

ilustrasi fan belt
ilustrasi fan belt

Geber Mesin Mobil Saat Terjang Banjir, Awas Ini Bahaya Yang Mengintai

Otoseken.id - Awas, ini bahaya yang mengintai saat pemilik mobil bekas geber mesin saat terjang banjir.

Biasanya cara ini dilakukan pemilik mobil dengan maksud agar mesin mobil tidak mati di tengah genangan air saat terjang banjir.

Ilustrasi Mobil Terjang Banjir
Rianto Prasetyo
Ilustrasi Mobil Terjang Banjir

Padahal geber mesin mobil putaran tinggi saat terjang banjir malah bisa memicu kerusakan lebih parah.

Seperti yang diungkapkan Sarudin, Kepala Bengkel Astrido Daihatsu Kebon Jeruk, Jakarta Barat bahwa risiko water hammer jadi lebih lebih besar.

Baca Juga: Segini Angka Kilometer Yang Dianjurkan Saat Ganti Oli Mesin Mobil

"Banyak yang tidak tahu kalau semakin tinggi putaran mesin, udara yang dibutuhkan mesin lebih besar," terang Sarudin kepada GridOto.com.

"Berarti isapan udara dari air intake jadi lebih kuat," tambah Sarudin.

Cipratan air dari laju mobil secara tidak langsung bisa saja akan terisap air intake dan masuk ke ruang bakar.

Posisi air intake Prado sejajar dengan headlamp
Fikrirm
Posisi air intake Prado sejajar dengan headlamp

Karena air tidak bisa terkompresi akan tercipta seperti ledakan dari tekanan yang besar sehingga mesin jadi jamming.

Baca Juga: Mesin Mobil Bekas Sering Overheat, Hal Kecil Ini Biang Keroknya

 

Biasanya juga pemilik mobil khawatir air bisa masuk lewat lubang knalpot, karena itu mesin digeber.

"Putaran mesin idle saja sudah cukup menghasilkan tekanan udara yang besar dari knalpot," ujar Sarudin.

"Kemungkinan air bisa masuk lewat lubang knalpot lebih kecil daripada masuk lewat air intake," sambung Sarudin.

 

Editor : ARSN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa