Helm Berlogo SNI Tapi Tetap Kena Tilang, Ternyata Ini Penyebabnya

Abdul Aziz Masindo,Yuka Samudera - Minggu, 27 Juni 2021 | 14:04 WIB
ilustrasi razia gabungan
Kompas.com
ilustrasi razia gabungan

Otoseken.id - Sudah memakai helm berlogo SNI tapi masih tetap kena tilang saat razia gabungan, ternyata ada penyebabnya.

Untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan cidera yang parah, pengendara sepeda motor diwajibkan menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).

Penggunaan helm ber-SNI ini, selain telah diatur dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 juga diperkuat dengan Peraturan Menteri Perindustrian.

Nah pada 2010 lalu, Sekjen Asosiasi Industri Helm Indonesia Thomas Liem mengatakan, para produsen helm di Indonesia sepakat meletakkan logo SNI di bagian belakang hingga samping kiri helm.

Logo SNI harus timbul atau embos dan bukan stiker
Aong
Logo SNI harus timbul atau embos dan bukan stiker

Baca Juga: Pasang Ini Biar Nggak Bingung Lagi Gantung Helm di Yamaha NMAX

Logo SNI yang asli di helm itu bukan berupa stiker atau tinta, namun berupa cetak timbul atau embos.

"Kalau tidak embos dan posisinya bukan di belakang atau samping kiri, berarti palsu," tuturnya.

Jadi helm yang asli SNI posisinya harus benar dan bukan berupa stiker, karena kalau stiker saja, ada kemungkinan itu sekedar akal-akalan oknum.


Editor : ARSN
Sumber : MOTOR Plus-online.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa