Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Motor Matik

Throttle Body Mulai Kotor, Ini Gejalanya di Motor Matik Bekas

ARSN,Isal - Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:05 WIB
Throttle body motor matic yang sedang dibersihkan
Isal/GridOto.com
Throttle body motor matic yang sedang dibersihkan

Otoseken.id - Pemilik motor matik harus tahu nih gejala throttle body yang mulai kotor.

 

Throttle body berbentuk seperti karburator yang memiliki katup, fungsinya sebagai pengatur volume udara yang masuk ke ruang bakar.

Pada throttle body juga terdapat beberapa sensor, umumnya ada Throttle Position Sensor atau TPS.

Ada juga motor yang di throttle body-nya terdapat sensor udara dan suhu.

Baca Juga: 5 Hal Merawat CVT Motor Matik Yang Harus Diketahui Pemilik Motor

Jika throttle body motor matik mulai kotor tentunya punya efek buat mesin, berikut gejala throttle body motor matic mulai kotor.

"Umumnya jika throttle body kotor membuat tarikan motor matik jadi brebet," buka Asep Abdurahman, kepala mekanik bengkel Takutic Dua kepada GridOto.

"Bahkan kalau kotoran pada throttle body sudah banyak, bisa membuat tenaga motor ada loss atau hilang tenaga sekejap. Sehabis itu ada atau normal lagi," tambahnya.

Seperti diketahui, pada throttle body motor matik ini terdapat juga Throttle Position Sensor atau TPS.

Baca Juga: 2 Penyebab Yang Bisa Bikin Kampas Ganda Motor Matik Cepat Habis

"Kalau kotoran sudah menempel pada TPS juga bisa mengganggu bacaan bukaan koin (valve) pada throttle body," jelas mekanik yang akrab disapa Asep ini.

"Efeknya motor matik sudah digas motor enggak mau lari, rpm seperti ketahan," tambahnya saat ditemui di Jalan Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat.

Untuk menghindari munculnya gejala throttle body motor matik kotor seperti di atas, disarankan untuk servis throttle body secara berkala.

Baca Juga: Daftar Harga Sokbreker Belakang Motor Matik, Yamaha NMAX Cuma Segini

Throttle Position Sensor (TPS) pada Throttle Body
Isal/GridOto.com
Throttle Position Sensor (TPS) pada Throttle Body

"Selama-lamanya lakukan servis throttle body setiap 20.000 km sekali," tutupnya.

Namun, dengan catatan kondisi filter udara selalu bersih, artinya setiap filter udara kotor harus diganti.

Pasalnya, kotoran yang berada di throttle body ini umumnya berasal dari filter udara  kotor dibiarkan.

 

Editor : ARSN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa