Sering Dianggap Sepele, Busi Mobil Gak Pernah Diganti Begini Risikonya

ARSN,Ryan Fasha - Selasa, 14 September 2021 | 20:11 WIB
Ilustrasi busi mobil
speednik.com
Ilustrasi busi mobil

 

Otoseken.id - Busi standar mobil idealnya diganti setiap 20.000 km jika masih menggunakan busi berbahan nikel.

Namun, masih banyak orang yang malas mengganti busi dengan alasan masih bisa digunakan.

Padahal seiring pemakaian mobil, performa busi akan terus menurun.

Proses pembakaran tidak akan berlangsung sempurna sehingga menyebabkan mobil menjadi boros bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Ini Ciri Busi Mobil Yang Sudah Harus Diganti, Jarang Yang Menyadarinya

Hal ini dijelaskan oleh Diko Oktaviano, Technical Support Product Knowledge PT NGK Busi Indonesia kepada GridOto.com.

keausan elektroda tidak merata setiap silinder
Ryan/GridOto.com
keausan elektroda tidak merata setiap silinder

"Betul, mobil bisa boros BBM karena kemampuan busi sudah jauh menurun," ucap Diko.

"Proses pembakaran yang enggak sempurna ini menyebabkan daya ledak ruang bakar akan menurun," tambahnya.

Elektroda inti yang sudah mengalami keausan memperlambat proses pembakaran di dalam mesin.

Baca Juga: Penyebab Busi Mobil Ada Oli di Dratnya Yang Jarang Diketahui


Editor : ARSN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa