Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

mobil bekas

Jarang Dipakai Karena WFH, Beberapa Masalah Ini Bisa Muncul di Mobil Bekas

ARSN,Andhika Arthawijaya - Jumat, 24 September 2021 | 16:05 WIB
Ilustrasi mobil parkir dan jarang digunakan
Dok. Otomotif
Ilustrasi mobil parkir dan jarang digunakan

Otoseken.id - Karena pandemi Covid-19, sebagian warga Indonesia yang terpaksa harus bekerja dari rumah alias work from home (WFH).

Hal itu demi mendukung langkah pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Nah, selama bekerja dari rumah, apakah mobil sobat sering dipanaskan mesinnya atau diajak keliling komplek dekat rumah?

Jika tidak pernah atau jarang, mungkin seminggu sekali, sebaiknya waspada, karena penyakit ini bisa saja muncul.

Baca Juga: Ajaib, Cuma Dari Setir 3 Kerusakan di Mobil Bekas Bisa Langsung Ketahuan

Ilsutrasi oil sludge di kepala silinder.
Istimew
Ilsutrasi oil sludge di kepala silinder.

 

“Mobil yang mesinnya jarang dipanasi, oli mesinnya akan mengalami oksidasi,” beber Sumarno, Service Development PT Suzuki Indonemobil Sales.

Oksidasi yang diakibatkan karena terkena udara ini kata Sumarno akan membuat kinerja oli jadi tidak optimal saat digunakan.

Bahkan menurutnya lagi, oli mesin yang lama tidak bekerja melumasi mesin, akan mudah menimbulkan oil sludge, lantaran tingkat penguapannya tinggi.

Tahu kan oil sludge, itu tuh oli dalam mesin berubah jadi kayak lumpur atau bubur hitam. Hiii… serem!

Baca Juga: Ini Yang Wajib Dilakukan Setelah Beli Mobil Bekas Agar Kembali Segar

“Makanya sangat dianjurkan meski mobil tidak gunakan, mesinnya tiap hari dipanaskan beberapa saat,” ujar Marno lagi.

Lalu selain masalah pada mesin, jika mobil lama tidak dijalankan.

“Akan membuat tekanan ban menurun drastis, meskipun pakai nitrogen,” bilang Ade Muhammad, teknisi outlet pengisin nitrogen di SPBU Pertimina di Jl. Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.

Otomotifnet.com pun sudah membuktikan hal itu, hanya dalam waktu seminggu mobil tidak dipakai sama sekali, tekanan ban turun sebanyak 3 - 4 psi.

Baca Juga: 5 Hal Yang Bisa Bikin Harga Jual Mobil Bekas Tinggi, Wajib Diketahui Penjual

Permukaan ban yang terus menerus mendapat beban dan suhu dingin dalam waktu lama, akan mengalami flat spotting
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Permukaan ban yang terus menerus mendapat beban dan suhu dingin dalam waktu lama, akan mengalami flat spotting

“Bukan hanya tekanan ban turun, permukaan ban yang terus-terusan nempel di lantai garasi atau tanah, akan berubah jadi datar (flat spotting, red),” tambah Ade.

Hal itu karena permukaan ban tersebut terus-terusan menopang beban mobil, ditambah selalu terkena suhu dingin dari lantai.

Tentunya kondisi tersebut akan membuat mobil jadi tidak nyaman saat digunakan lagi.

Tuh sob, mesti rajin-rajin ya panasin mobil dan ajak keliling komplek!  

Editor : ARSN
Sumber : Otomotifnet.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa