Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

mobil bekas

Jangan Tunggu Mogok, Ini Cara Merawat Aki Mobil Sendiri di Rumah

ARSN,Andhika Arthawijaya - Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:05 WIB
Rajin cek kondisi aki merupakan perawatan yang mudah dilakukan sendiri di rumah
Dok. OTOMOTIF
Rajin cek kondisi aki merupakan perawatan yang mudah dilakukan sendiri di rumah

Otoseken.id - Begini loh cara merawat aki mobil sendiri di rumah, jangan sampai mogok ya.

Mungkin banyak dari pengguna mobil menyerahkan perawatan mobilnya ke bengkel.

Padahal ada beberapa sektor di mobil yang butuh perhatian si pemiliknya. Salah satunya adalah accu atau aki.

Yup, komponen penyuplai listrik ini perannya sangat vital. Ada masalah sedikit pada part satu ini, mobil sobat enggak akan bisa beroperasi.

Baca Juga: Ini 3 Gejala Aki Mobil Yang Sudah Saatnya Diganti, Wajib Diketahui

Bisa sih diakali dengan cara mendorong mobil dan masukkan gigi 2 untuk menyalakan mesinnya.

Namun itu hanya berlaku pada mobil bertransmisi manual, sedangkan untuk yang matik tidak bisa pakai teknik itu.

Jadi, sangat disarankan agar kita rajin memantau kondisi aki mobil kesayangan.

Berikut beberapa tips soal pengecekan dan perawatannya sumber arus ini!

Baca Juga: Wah, Cara Jumper Aki Mobil Jadi Mudah Banget Berkat Tips Ala komunitas Ini

 

Cek Indikator

Produsen aki jenis basah maupun kering, umumnya sudah melengkapi setiap aki buatannya dengan healthy indicator.

Dengan hanya melihat indikator, bisa diketahui performa aki tersebut.

Bila indikator berwarna hijau atau biru, bisa diartikan performa aki dalam kondisi fit.

Baca Juga: Membuka Terminal Aki Mobil Gak Boleh Ngasal, Begini Caranya Yang Benar

Indikator berwarna putih menunjukkan aki dalam kondisi harus dicharge.

Rajin periksa warna indikator di bagian atas aki, khususnya jenis aki MF (Maintenance Free)
Dok. OTOMOTIF
Rajin periksa warna indikator di bagian atas aki, khususnya jenis aki MF (Maintenance Free)

Juga mengisyaratkan bahwa tegangan pada aki sedang tidak dalam kondisi puncak.

Sebaliknya bila indikator berwarna merah atau tidak lagi mengeluarkan warna, berarti aki tidak menyimpan setrum atau sudah rusak.

Meski begitu, indikator tersebut tak bisa selalu menjadi patokan.

Untuk aki yang memiliki kerusakan hanya pada sebuah sel timah, aki tetap akan memberikan indikasi berwarna hijau atau biru pada indikator.

 

Sebaliknya, tak jarang indikator sudah berwarna merah, tetapi aki tetap tokcer untuk cranking.

Deteksi yang ideal bisa dengan AVO meter bila ingin mengetahui tegangan atau ampere yang sebenarnya.

Pantau Air Aki

Pada aki jenis basah atau yang masih menggunakan cairan, harus selalu terjaga di antara garis low level dan upper level, yang tertera pada aki.

Bila berada di bawah low level, segera tambahkan. Air aki berfungsi untuk membantu mendinginkan sel-sel aki.

Untuk aki basah, selalu cek level air aki sebelum mobil digunakan. Pastikan air aki selalu berada di upper level
Dok. OTOMOTIF
Untuk aki basah, selalu cek level air aki sebelum mobil digunakan. Pastikan air aki selalu berada di upper level

Jika terlihat berkurang dan tidak segera ditambah, sel-sel dalam aki bisa berubah bentuk (melengkung) dan dapat memicu hubungan pendek.

Periksa Terminal Aki

Korosi pada terminal aki dapat dibersihkan dengan menyiramkan air panas. Korosi dan kabel yang kendur, dapat membuat daya hantar arus listrik lemah.

Sehingga, arus listrik yang mengalir ke motor starter menjadi kecil dan tidak cukup kuat untuk memutar dinamo starter.

Beri gemuk (grease) pada terminal untuk mencegah korosi.

Bila terlihat terminal aki mengalami korosi, siram pakai air panas atau bisa juga menggunakan contact cleaner
Dok. OTOMOTIF
Bila terlihat terminal aki mengalami korosi, siram pakai air panas atau bisa juga menggunakan contact cleaner

Matikan Komponen Kelistrikan

Setelah berkendara, matikan dulu komponen kelistrikan seperti lampu dan head unit, sebelum mematikan mesin.

Jika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, lepaskan terminal negatif.

Hal ini dilakukan agar setrum di aki tidak terus menerus mengalir ke komponen kelistrikan yang membuat daya aki berkurang.

Pastikan kelistrikan mobil dinonaktifkan, termasuk AC, sebelum mesin dimatikan, agar aki lebih awet
Dok. OTOMOTIF
Pastikan kelistrikan mobil dinonaktifkan, termasuk AC, sebelum mesin dimatikan, agar aki lebih awet

Editor : ARSN
Sumber : Otomotifnet.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa