"Penggunaan oli mesin heavy duty akan memperlambat gerak komponen mesin," ungkap Alvin.
"Efeknya kerja mesin perlu lebih keras untuk menghasilkan tenaga optimalnya," lanjutnya.
Baca Juga: Baru Tahu, Tips Pilih Oli Mesin Mobil Diesel Agar Mesin Gak Rewel
/photo/2022/01/06/13ea4b0f-d41e-4986-b43e-cf15b902-20220106072031.jpeg)
Untuk mencapai tenaga optimal, otomatis pasokan bahan bakar yang dibutuhkan akan lebih banyak yang berdampak pada borosnya konsumsi BBM.
"Meski sama-sama SAE 10W-40, oli heavy duty pelumasannya lambat dan lebih pekat daripada untuk diesel passenger car," simpul Alvin.
Baca Juga: Baru Tahu, 3 Tips Memilih Oli Mesin Mobil yang Benar, Awas Salah
Posted : Rabu, 26 Maret 2025 | 13:20 WIB| Last updated : Rabu, 26 Maret 2025 | 13:20 WIB
Editor | : | Grid Content Team |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR