Otoseken.id - Ganti oli mesin mobil bekas sendiri jangan ngasal ya sob, SOP (Standard Operating Prosedur) ini wajib banget dilakukan.
Oli mesin mobil bekas sudah memiliki jadwal penggantian rutin.
Saat ini, mengganti oli mesin mobil bekas banyak yang melakukannya sendiri.
Memang sekilas mengganti oli mesin mobil sendiri terlihat mudah.
Akan tetapi ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat mengganti oli mesin mobil sendiri.
Kuntarto Rahmat, pemilik bengkel Goebuk Tune-Up menjelaskan bahwa mengganti oli mesin mobil sendiri wajib memperhatikan kekencangan baut pembuangan.

"Baut pembuangan oli mesin penting diperhatikan kekencangannya", buka Kuntarto.
"Kekencangan baut pembuangan oli mesin yang tidak pas membuat rawan copot saat di jalan," bebernya.
Baca Juga: Nah Ini Wajib Tahu, Ciri-ciri Mobil Bekas Sudah Banyak Dempulan, Ketipu Bikin Anyep
Pastikan kekencangan baut sudah pas, tidak kendur ataupun terlalu kencang yang berakibat karter oli slek.
Gasket drain plug juga perlu diganti baru setiap ganti oli mesin.
Beberapa gasket drain plug diciptakan hanya sekali pakai.
/photo/2021/09/22/20210913_114606_copy_1769x995jp-20210922054705.jpg)
"Jika tidak diganti, oli mesin bisa rembes keluar karena gasket drain plug yang sudah rusak," ujar pria yang bermarkas di Jatinegara, Jakarta Timur.
Saat ganti filter oli juga penting perhatikan kekencangannya.
Gunakan kunci khusus yang memang diciptakan untuk mengencangkan filter oli.
Tidak disarankan hanya menggunakan tangan untuk mengencangkan filter oli karena berisiko kendur saat mesin mobil hidup.
Baca Juga: Dompet Bisa Kempes, Tiga Kebiasaan Ini Bikin Kampas Kopling Mobil Bekas Cepat Habis
Editor | : | ARSN |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR