Otoseken.id - Seperti yang diketahui, alternator menjadi sumber arus pengisian pada aki mobil.
Alternator memiliki fungsi mengisi kembali arus listrik yang terpakai pada aki mobil.
Meski begitu alternator pada mobil ini bisa saja mengalami masalah atau terjadi kerusakan.
Ada beberapa ciri-ciri jika alternator pada mobil mengalami kerusakan, seperti disampaikan Warno, mekanik bengkel.
"Alternator yang mengalami kerusakan bisa dilihat dari kondisi aki," buka Warno, yang bengkelnya ada di Jl. Radin Inten, Jakarta Timur.
"Aki yang bermasalah seperti tidak ada pengisian atau tekor atau bahkan aki jadi rusak atau overcharge, ini ciri-ciri kalau alternator rusak," bebernya.
Baca Juga: 4 Cairan yang Wajib Dicek Jika Beli Mobil Bekas, Jangan Terkecoh
Dengan tidak adanya pengisian alkan membuat banyak komponen kelistrikan mobil menjadi terganggu.
Selain itu, mobil bekas juga akan menjadi sulit dihidupkan karena tidak ada arus listrik pada aki untuk menghidupkan motor starter.
Begitu juga dengan overcharge pada aki, alternator yang rusak bisa memberikan arus listrik lebih dari 12,5 volt ke aki mobil.
"Tegangan yang melebihi 12,5 volt yang diberikan ke aki secara terus menerus membuat pengisian berlebihan," tambah Warno.
Kerusakan alternator biasanya terjadi pada regulator rectifier, yang bertugas mengendalikan arus listrik pengisian aki.
Dari komponen tersebut, kebutuhan arus listrik ke aki mobil akan dikendalikan.
Baca Juga: 9 Indikasi Mobil Bekas Terendam Banjir, Jangan Dibeli Jika Seperti Ini
| Editor | : | Grid Content Team |

KOMENTAR