Ganti Engine Mounting Mobil Bekas, Pakai Bahan Karet Atau Polyurethane? Ini Perbandingannya

Senin, 27 April 2020 | 17:41
Istimewa

Bahan polyurethane juga umum digunakan sebagai engine mounting

Otoseken.id - Engine mounting di mobil bekas yang sudah mengalami keausan perlu dilakukan penggantian komponen engine mounting.

Engine mounting berfungsi sebagai dudukan mesin sekaligus sebagai peredam getaran dari mesin supaya getaran tidak masuk ke dalam kabin.

Umumnya engine mounting berbahan karet, namun di pasaran toko spare parts ada juga beredar engine mounting berbahan polyurethane (PU).

Polyurethane (PU) merupakan bahan campuran antara karet dan plastik yang memiliki sifat mirip dengan karet tapi memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi.

Taufan Rizaldy/GridOto

Ilustrasi bentuk Engine mounting berbahan karet

Baca Juga: Engine Mounting Mobil Bekas Rusak? Jangan Dibiarkan, Akibatnya Malah Bikin Kantong Jebol

Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan antara engine mounting berbahan polyurethane (PU) dengan karet pada umumnya?

Engine mounting polyurethane memiliki kelebihan tersendiri, yaitu masa pakai atau usia yang lebih awet dan tekstur yang lebih keras.

Lebih awet karena engine mounting berbahan polyurethane lebih tahan gesek dan tahan keausan serta memiliki tekstur yang lebih keras.

"Dari segi umur, engine mounting bahan PU memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan dengan bahan karet," kata Akoh, pemilik Toko Spare Parts Sinar Part Pasar Kemis Tangerang.

Dok. OTOMOTIF

Ilustrasi mesin mobil

Baca Juga: Deteksi Engine Mounting Mobil, Kenali Tanda-tanda Sudah Harus Ganti

Halaman Selanjutnya

Selain lebih awet, polyurethane juga lebih rigiditas…
Tag