Ini Akibatnya Pakai Air Tanah Buat Cairan Radiator di Mobil Bekas

ARSN - Minggu, 15 Desember 2019 | 14:10 WIB

Ilustrasi air radiator (ARSN - )

GridOto.com - Cairan pendingin diciptakan untuk dapat meredam panas mesin dengan baik pada radiator.

Selain itu, cairan pendingin harus mampu menahan korosi atau karat pada saluran pendingin.

Namun, sampai saat ini masih banyak yang menggunakan air keran atau air tanah untuk cairan pendingin.

Padahal hal ini salah besar dan air keran yang digunakan untuk cairan pendingin bisa membuat kerusakan berat pada mesin.

Malah, bila terus digunakan akan menyebabkan mobil turun mesin.

ryan/gridoto.com
water jacket bisa terdapat karat yang menyebbkan pendinginan mesin menjadi terganggu

(Baca Juga: Waduh, Air Radiator Toyota Kijang Innova Diesel Bisa Masuk Ruang Bakar)

Hal ini disampaikan langsung oleh Harry, Kepala Mekanik bengkel Auto Clinic yang menyebutkan air keran untuk cairan pendingin akan mengakibatkan kerusakan serius.

"Air keran itu mengandung zat yang bisa bereaksi dengan logam pada mesin sehingga menyebabkan karat," ucap Harry kepada GridOto.com.

"Karat ini yang lama kelamaan akan menyumbat saluran pendingin mesin dan bisa mengakibatkan mampat atau tersumbat," tambahnya.