Bus Mercedes-Benz Model Tronton, Mejeng di Bandara Soetta, Bodi Bisa Melar, Fungsinya Ini

ARSN - Jumat, 31 Januari 2020 | 10:49 WIB

Bus Mobile Command Post milik Bandara Soekarno-Hatta (ARSN - )

"Adanya pos bergerak yang berisi seluruh personil berkepentingan ini membuat penanggulangan keadaan darurat menjadi lebih cepat sehingga operasional bandara juga dapat cepat normal kembali," ungkapnya.

Dalam praktiknya, MCP adalah tempat berkumpulnya Komandan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), Komandan Kepolisian dan Keamanan Bandara, Koordinator Kesehatan, Koordinator Transportasi, dan Kepala Forensik.

MCP juga berkoordinasi erat dengan personil yang ada di Emergency Operation Center (EOC) Bandara Soekarno-Hatta.

(Baca Juga: Truk dan Bus Mercedes-Benz Siap Pakai Biodiesel B30, APM Berikan 4 Cara Perawatannya)

"Keberadaan MCP ini membuat standar operasional prosedur di Soekarno-Hatta dalam menangani emergency sudah lebih tinggi," ujar Muhammad Awaluddin.

Adapun di kabin MCP terdiri dari 3 area yaitu ruang pengemudi, planning area, restroom dengan pantry dan toilet, conference room, dan work area/administration room.

Bandara Soekarno-Hatta sendiri saat ini masuk dalam kategori 9 untuk PKP-PK.

Bandara terbesar di Indonesia ini juga memiliki Main Fire Station di sisi udara untuk menjaga keselamatan penerbangan, serta Domestic Fire Station di sisi darat guna menjangkau seluruh bangunan di kawasan bandara.

 

 

Truk Jangkung Mercedes-Benz Unimog 1300 4x4, Tahun 1982 Dijual Segini

Dokumentasi Djak Towing
Mercy Unimog 1300 4x4 setir kiri

Otoseken.id - Mercedes-Benz Unimog memang indentik dengan truk Militer berkat keandalan dan kemampuan di medan off-road yang luar biasa.