Tanda-tanda Alternator Mobil Bekas Bermasalah, Ini Penyebabnya

ARSN,Ryan Fasha - Jumat, 24 April 2020 | 20:00 WIB

Alternator terendam banjir (ARSN,Ryan Fasha - )

Otoseken.idDi mobil bekas, ada yang namanya Alternator, komponen pendukung pengisian aki.

Alternator disini bertugas mensuplai arus listrik ke aki agar tidak kekurangan arus listrik untuk komponen kelistrikan.

Maka dari itu fungsi alternator harus terus dijaga agar kinerjanya tetap baik.

Namun, tidak bisa dipungkiri komponen alternator bisa mengalami kerusakan.

Baca Juga: Mobil Bekas Terkoreksi Turun Rp 80 Jutaan, Ada Isuzu Panther, Xenia, Hingga Audi

Hal ini disampaikan oleh Sugiyanto atau akrab disapa Ugie pemilik bengkel Auto Clinic di Harapan Indah, Bekasi Utara yang menyebutkan ada beberapa hal yang bisa membuat rusak alternator.

"Alternator yang rusak akan menyebabkan aki tekor dan mudah rusak," buka Ugie.

"Kerusakan alternator bisa disebabkan korsleting arus kelistrikan terutama sistem pengisian," tambahnya.

Bila ada korsleting bukan tidak mungkin alternator terutama bagian IC regulator bisa mati.

IC regulator bertugas membatasi arus listrik dari alternator ke aki mobil.

Komponen ini akan mengatur sedemikian rupa agar kebutuhan arus listrik terpenuhi.

Selain itu, bearing alternator juga bisa rusak yang menyebabkan putaran alternator tidak rata.

ryan/gridoto.com
IC regulator alternator

Baca Juga: Mengenal Istilah Caster, Camber, dan Toe di Mobil Bekas, Banyak Yang Belum Tahu

"Alternator ada dua macam, ada yang pakai pulley one way dan yang biasanya," sebutnya.

"Komponen one one bisa rusak karena umur pemakaian, begitu juga bearingnya," sebut lagi Ugie.

Dan yang lebih rentan, alternator jangan sampai terendam banjir yang bisa menyebabkan kerusakan seperti alternator mati atau bearing dan rotor alternator bisa rusak karena karat.

Kabin Mobil Bekas Bau Apek? Komponen Ini Kotor, Bikin Bakteri Bersarang

Ilustrasi kabin mobil

Otoseken.id - Di mobil bekas, ada salah satu komponen AC mobil yang namanya filter kabin.

Sebagaimana kita ketahui, filter kabin AC mobil berfungsi untuk menyaring udara yang bersirkulasi di dalam kabin.

Saat ini, filter kabin AC menjadi komponen wajib yang harus tersedia di mobil.

Sama seperti penyaring lainnya, filter kabin AC mobil juga butuh pengantian dalam jangka waktu tertentu.

ryan/gridoto.com
Filter kabin setelah terendam banjir

Baca Juga: Efek Pandemi Covid-19, Harga Jual Mobil Bekas ke Dealer Turun Hingga 20 Persen

Lalu bagaimana bila pemilik mobil malas mengganti filter kabin AC mobil yang sudah kotor?

Saat tim GridOto.com ngobrol dengan Nana pemilik bengkel spesialis AC Milan yang berada di Jl Kartini, Bekasi Barat, dirinya menyebutkan bahwa ruang kabin bisa menjadi tidak nyaman bila filter udara tidak diganti.

"Filter kabin yang sudah ditumpuki kotoran terlalu banyak akan menyebabkan udara yang berada di dalam kabin akan bau apek," buka Nana, pria asal Sunda ini.

"Bau apek yang dihasilkan akan membuat orang yang berada di dalam mobil akan menjadi tidak nyaman," tambah.

Baca Juga: Baca Juga: Busi Mobil Bekas Cepat Mati? Jangan Tuduh Jelek, Cek Komponen Ini

Selain menimbulkan bau, filter kabin yang terlalu kotor menyebabkan udara di dalam kabin tidak sehat.

Ini karena filter kabin AC mobil yang sudah kotor akan menimbulkan bakteri.

GridOto.com
Cek Filter Kabin Secara Berkala.

"Bakteri ini selain bikin bau juga membuat udara di dalam kabin tidak sehat," sebutnya.

Jadi ada baiknya lakukan penggantian filter kabin AC mobil secara berkala agar udara di kabin mobil tetap sehat dan segar.

Selain itu juga, bila ruang blower AC mobil sudah kotor lakukan servis dengan membongkar dan dibersihkan total.