Manipulasi Odometer Mobil Bekas Makin Marak, Gini Cara Mengetahuinya

Konten Grid - Minggu, 15 Maret 2026 | 22:17 WIB

Tips mengetahui odomater mobil bekas dimanipulasi

Otoseken.id - Iming-iming mobil bekas jarak tempuh rendah karena dimanipulasi.

Banyak konsumen yang tergiur dengan jarak tempuh rendah saat hendak membeli mobil bekas.

Iming-iming jarak tempuh rendah tersebut membuat konsumen tertarik untuk membelinya dengan asumsi kondisi mobil masih dalam kondisi bagus.

Padahal, tak jarang oknum penjual mobil bekas yang tanpa ragu mencurangi angka di odometer.

Hal tersebut dilakukan demi mendapat mobil yang dijualnya dengan harga yang lebih tinggi.

Nah, sebelum anda sebelum menjadi korban kecurangan dari oknum pedagang mobil bekas.

Berikut tips untuk mengetahuinya yang dibagi dari beberapa penjual mobkas.

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah, dengan melihat buku servis mobilnya, karena rekam jejak mobil tersebut bisa dilihat dengan jelas.

Baca Juga: Catat, Faktor-Faktor Ini Penyebab Harga Jual Mobil Bekas Bisa Anjlok

Hal tersebut seperti yang disampaikan Yudy selaku pemilik showroom mobkas Indigo Auto di Tangerang.

"Kalau ragu, lihat saja buku servisnya. Cocokkan kilometer di rekam jejak servis, sama tidak dengan odometernya," ungkap Yudy.

Kemudian cara sederhana lainnya yang dapat digunakan adalah melihat langsung tamplan dari odometer.

Setidaknya, hal itu yang diakui oleh Rian dari Bintang Cemerlang Mobilindo.

“Yang manual maupun digital sekarang bisa dikelabui angkanya,” buka Rian yang ramah ini.

Untuk yang manual perhatikan kondisi angka odometer, jika sudah tidak rata maka bisa dipastikan sudah diakali.

“Perhatikan juga jika kendaraan dalam kondisi berjalan, jarum tidak stabil atau bergetar,” ujar Rian.

Namun, untuk odometer digital caranya sedikit sulit dibanding dengan manual, karena karena tidak bisa dilihat secara kasat mata.

Cara terbaik adalah dengan memperhatikan secara saksama baut-baut yang ada di bagian dasbor, jika ada yang cacat tandanya dasbor sudah pernah dibuka.

Baca Juga: Modus Penipuan Oknum Pedagang Mobil Bekas, Biasa Bidik yang Lengah

YANG LAINNYA