Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

motor bekas

Begini Deteksi Mesin Kawasaki Ninja 250 FI yang Pincang, Mudah Banget!

ARSN - Minggu, 12 Januari 2020 | 18:45 WIB
Ilustrasi Kawasaki Ninja 250
Isal/GridOto.com
Ilustrasi Kawasaki Ninja 250

Otoseken.id - Biasanya, mendeteksi mesin Kawasaki Ninja 250 FI yang pincang pakai alat yang namanya Vakum Meter (VM).

Bentuk VM persis seperti Termometer, tapi bedanya terdapat 4 slang dan di dalam alat VM terdapat fluida.

Ada 4 slang dan tabung pada VM, menandakan kalau VM itu bisa dipakai untuk motor yang bermesin hingga 4 silinder.

Oya, fluida atau cairan di dalam VM itu akan bergerak naik dan turun mengikuti rpm atau putaran mesin.

Baca Juga: Nih Bagian Paling Gampang Rusak di Kawasaki Ninja 250 Seken

Saat ini juga sudah tersedia Vakum Meter atau VM digital.

Tapi kalau di rumah atau di perjalanan tiba-tiba mesin Kawasaki Ninja 250 FI pincang, ternyata ada cara yang lebih simpel untuk mengeceknya.

"Sebenarnya mesin pincang itu disebabkan oleh salah satu ruang bakar yang sistem pembakarannya kurang optimal," buka Ermawan, owner sekaligus tuner KLR Racing, bengkel yang sering garap Kawasaki Ninja kepada GridOto.com.

Panas di leher knalpot bisa berbeda jika mesin motor pincang atau bermasalah
Isal/GridOto.com
Panas di leher knalpot bisa berbeda jika mesin motor pincang atau bermasalah

"Cara deteksi mudahnya, silinder mana yang bermasalah bisa dilihat dari knalpot," kata pria yang akrab disapa Bidoy ini.

Baca Juga: Nilai Plus Blok Silinder Kawasaki Ninja 250, Incaran Banyak Bikers

Kalau pembakaran mesin enggak optimal, biasanya panas yang dihasilkan juga kurang.

"Nah, coba semprot atau percikan knalpot dengan cairan penetrant atau air," jelas Bidoy.

Ilustrasi koil motor
DOK. MOTOR PLUS
Ilustrasi koil motor

"Kalau ada salah satu knalpot enggak panas dan air enggak langsung menguap bisa dipastikan silinder (ruang bakar) itu yang menyebabkan pincang," pungkasnya saat ditemui di bilangan Kalisari, Jakarta Timur.

Ada beberapa penyebab mesin Kawasaki Ninja 250 FI atau mesin 2 silinder pincang.

(Baca Juga: Stroke Up Kawasaki Ninja 250 FI Jadi 300 Cc, Perlu Tambah Kapasitas Oli?)

Sebagian besar disebabkan oleh busi dan koil yang mati di salah satu silindernya.

Settingan antara silinder 1 dan 2 yang enggak pas dan seimbang juga bisa jadi penyebabnya.

 

Editor : ARSN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa