Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Banjir Lagi, Banjir Lagi!

Ini 6 Kerusakan Akibat Mobil Bekas Terjang Banjir, Bikin Kantong Kering

ARSN - Selasa, 25 Februari 2020 | 09:47 WIB
Ilustrasi Mobil melewati banjir
Rianto Prasetyo/GridOto.com
Ilustrasi Mobil melewati banjir

Otoseken.id - Pemilik mobil dihadapkan 2 pilihan saat bertemu jalan yang banjir, mencari jalan alternatif lain atau melibasnya.

Biasanya sebelum mengeksekusi kita mempertimbangkan beberapa hal, seperti pengalaman terdahulu menerjang banjir, jenis mobil yang kita pakai serta setinggi apa banjirnya.

Namun, ada beberapa hal yang walaupun kemungkinan terjadinya kecil tapi bisa menguras kantong anda dalam sekejap.

Berikut enam kerusakan yang menguras dana besar berikut dengan pencegahannya.

Kopling Lengket

Pada mobil bertransmisi manual, sangat tidak dianjurkan memarkir mobil sesaat setelah terkena banjir.

Baca Juga : Mobil Terobos Banjir Wajib Ganti Oli Atau Tidak? Ini Kata Ahlinya

Kopling mobil
Istimewa
Kopling mobil

Air yang merembes ke kopling, akan membuat kopling dan dekrup menjadi lembab.

Kelembaban ini mengakibatkan pelat kopling dan dekrup menempel.

Bila ini terjadi, ada cara yang bisa dilakukan.

Yakni dengan memasukkan gigi 1 dalam keadaan mesin mati, kemudian dengan menginjak kopling, nyalakan mesin.

Mobil akan meloncat maju sesaat dan sentakan tersebut dapat melepas kopling dari dekrup.

Sebagai pencegahannya, setelah melewati banjir jalankan mobil sekitar setengah jam dengan sering melakukan perpindahan gigi.

Oli Tercampur Air

Air bisa sebabkan setang piston bengkok
Nurul | Gridoto
Air bisa sebabkan setang piston bengkok

Salah satu bagian yang rentan disispi air ketika terendam banjir adalah transmisi.

Begitu air masuk, maka oli di dalamnya akan terkontaminasi.

Baca Juga: Mobil Terendam Banjir Diharuskan Kuras Oli Transmisi, Ini Alasannya

Oli yang tercampur air akan kehilangan daya lumasnya secara drastis. Selain itu, air akan membuat komponen mesin lebih rentan terkena karat.

Namun sebelum karat terjadi, daya lumas oli yang berkurang akan membuat bagian yang bergesekan menjadi aus secara dini.

Cara mencegah kerusakan akibat oli terkontaminasi adalah dengan memeriksa warna oli setelah melewati banjir.

Oli yang tercampur air akan berwarna lebih muda dan bersifat lebih cair. Bila ini terjadi, segera ganti oli untuk menghindari kerusakan parah.

Alternator Korslet

Alternator merupakan komponen yang mengubah putaran mesin menjadi arus listrik.

Sebetulnya bagian ini tidak rentan rusak bila terkena air, “tapi zaman sekarang mobil sudah banyak yang memakai alternator canggih dengan IC (integrated circuit) di dalamnya.

Nah, ini bisa rusak bila terendam air,” jelas Ater dari Galeri Alternator dikutip dari Auto Bild 2009 No. 173.

Bila alternator tak berfungsi, maka aki akan cepat tekor dalam waktu singkat dan mobil akan mogok akibat kehabisan listrik.

Matinya alternator akan ditandai dengan menyalanya indikator aki di dasbor.

Baca Juga: Mobil Matik Terendam Banjir, Diklaim Kedap Air, Ternyata Air Nyelinap Dari Sini

Galeri Alternator, bengkel spesialis dinamo ampere dan dinamo starter di Jakarta Selatan
Muhammad Ermiel Zulfikar/GridOto.com
Galeri Alternator, bengkel spesialis dinamo ampere dan dinamo starter di Jakarta Selatan

Solusi terbaik untuk mencegah hal tersebut adalah membuatkan pelindung untuk menepis air dari alternator.

Water Hammer

Water hammer adalah fenomena ketika air masuk ke dalam ruang bakar ketika mesin sedang bekerja.

Akibatnya, piston yang sejatinya mengkompres udara dan bahan bakar pun harus mengkompres air yang masuk.

Berhubung air adalah zat yang tidak bisa dikompres, maka akan terjadi tekanan sangat tinggi di dalam ruang bakar yang mengakibatkan piston berlubang, setang piston patah serta blok mesin pecah.

Biaya perbaikan menjadi sangat mahal, apalagi bila mobil tersebut menggunakan teknologi mesin canggih.

Pastikan letak saluran udara tetap lebih tinggi dari genangan air
Hermawan Handaka / Tribun Jateng
Pastikan letak saluran udara tetap lebih tinggi dari genangan air

Ketika terpaksa menerjang banjir, pastikan letak saluran masuk udara ke mesin cukup tinggi.

Saat melibas banjir, usahakan putaran mesin tetap di bawah 1.500 rpm, karena semakin tinggi putaran mesin, semakin tinggi pula kemungkinan air terisap ke mesin.

Rem Berkarat

Sama halnya seperti kopling, kampas dan piringan rem mudah berkarat bila dalam keadaan lembab.

Rem mobil juga bisa berkarat
Ryan/Gridoto.com
Rem mobil juga bisa berkarat

Dan saat kita menarik rem tangan, kampas rem belakang bisa menempel dengan piringannya.

Gejala menempelnya rem bisa kita rasakan setelah rem tangan dilepas, namun laju mobil tetap terhambat.

(Baca Juga : Mika Foglamp Mobil Buram, Bisa Dibersihkan Dengan Peralatan di Kamar Mandi)

Atasi dengan memaksakan mobil maju sehingga rem terlepas dari piringannya.

Tapi bila kadar menempelnya sudah sangat erat, bisa terjadi kerusakan pada kampas maupun piringan rem.

Untuk mencegah hal seperti ini, setelah melewati banjir injaklah pedal rem sedikit sembari tetap menginjak gas.

Hal ini akan membuang air serta menimbulkan panas pada rem sehingga air menguap.

ECU Korslet

Saat ini banyak mobil keluaran baru memiliki engine control unit (ECU) yang diletakkan di dalam ruang mesin.

Ilustrasi unit ECU mobil yang rusak
Radityo Herdianto
Ilustrasi unit ECU mobil yang rusak

Posisi ini jelas rentan terkena air saat melibas banjir.

“Dan jika sampai terjadi korslet, maka anda harus mengganti eCU baru, tidak bisa bagian per bagian,“ papar ujar Theodorus Suryajaya dikutip dari Auto Bild 2009 No. 173.

Untuk mencegah hal tersebut, jangan lewati banjir dengan kecepatan tinggi, sehingga meminimalkan risiko terjadi cipratan.

Bila memungkinkan, buatlah pelindung ECU, terutama di bagian soket, supaya lebih tahan bila terkena air.

Editor : ARSN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa