Brandstory

Konten ini merupakan kerjasama Grid.id dengan Toyota

2 Masalah Footstep Toyota Fortuner Seken, Biaya Ganti Rp 2 Juta, Sering Terjadi

Nabiel Giebran El Rizani,ARSN - Senin, 30 Maret 2020 | 12:35 WIB
Foot step supaya lebih mudah masuk ke kabin
Aditya Pradifta
Foot step supaya lebih mudah masuk ke kabin

Otoseken.id - Di mobil SUV bekas, kadang sudah dilengkapi engan footstep atau pijakan kaki.

Komponen ini berguna sebagai pijakan ketika hendak masuk dan keluar dari mobil.

Mengingat mobil SUV memiliki karakter ground clearence yang tinggi.

Salah satunya yaitu SUV merek pabrik Toyota, yaitu Fortuner.

Namun, sayangnya komponen satu ini juga tidak luput dari masalah.

Baca Juga: Keren! Toyota Fortuner 2015 Pakai Gril Lexus, Tampang Berubah Drastis

“Penyok dan baret adalah masalah yang sering terjadi pada bagian ini, solusinya tidak ada cara lain selain menggantinya,” ucap Feli Pemilik Tri Star Motor, Fatmawati, Jakarta Selatan.

“Harga footstep berkisar Rp 500 - 2 juta tergantung pada jenis mobilnya,” tambah Feli.

Hal ini terjadi karena senggolan dengan trotoar atau terbentur hingga penyok bahkan patah.

Selain itu, footstep yang berbahan besi memerlukan perawatan, agar tidak karat dan keropos.

Baca Juga: Toyota Fortuner 2016 Seken, Tipe G Diesel Rp 300 Jutaan, SRZ Bensin Segini

“Cara merawatnya mudah saja, cukup semprotkan cairan anti karat secara rutin,” ujar Feli.

Hal tersebut bisa terjadi lantaran air hujan atau kotoran pada footstep tidak dibersihkan, sehingga timbul karat.

Cegah Turbo Toyota Fortuner, Pajero Rusak, Ini Tips Do's And Don't Mesin Diesel Turbo

Otoseken.id - Di pasaran, mobil diesel turbo ada Toyota Fortuner, Kijang Innova, Mitsubishi Pajero dan Isuzu Panther.

Dalam beberapa kasus, ada yang turbonya mengalami kerusakan.

Kerusakan turbo masih ada yang bisa diperbaiki selama tidak terlalu parah.

Namun banyak juga yang tidak bisa diperbaiki ketika kerusakannya sudah terlalu parah.

Baca Juga: 2 Tipe Turbo di Mesin Diesel Modern, Turbo Fixed dan Turbo Variabel, Ini Perbedaannya

"Biasanya kalau sampai as cartridgenya rusak, sebaiknya ganti 1 unit utuh assy," ujar Moehammad Sobirin dari Surya Mas Diesel di Kemanggisan, Jakbar.

Untuk Toyota Fortuner harga barunya berkisar dari Rp 25 juta sampai Rp 30 jutaan, sementara Pajero Sport harganya berkisar Rp 25 jutaan.

Nah, berikut ini adalah Do's And Don't pada mesin diesel berturbo.

Do's :

1. Oli mesin harus diperhatikan, jangan sampai telat ganti oli dan harus pakai oli yang khusus untuk mesin turbo. Kalau sampai telat ganti oli atau spek olinya gak sesuai bisa menyebabkan turbo jebol.

2. Tunggu sekitar 20 detik sampai 30 detik baru mesin dimatikan ketika habis berkendara, karena jika langsung dimatikan oli langsung terputus sementara turbo masih berputar. Sebaiknya pasang turbo timer.

3. Filter udara harus dalam kondisi selalu bersih. Perhatikan filter udara jangan sampai kotor, karena udara yang dihisap turbo tidak boleh kotor dan lembab.

4. Hawa yang dikeluarkan oleh mesin tidak boleh mengandung oli, harus bersih dan tidak boleh lembab.

Baca Juga: Turbo Toyota Fortuner, Pajero Rusak Parah, Harus Ganti 1 Unit, Segini Biayanya

Don't :

1. Telat ganti oli mesin

2. Filter udara dibiarkan kotor

3. Mesin langsung dimatikan ketika baru parkir

Perbaikan :

1. Kipas

Kalau kipas bermasalah biasanya menyebabkan as cartridge oblak, menyebabkan oli bocor, sampai as patah. Kalau ini terjadi biaya perbaikan mahal, lebih baik ganti 1 unit as cartridge berikut rumahnya.

2. Selang oli dari mesin tidak lancar

Agar turbo lancar, tekanan oli dari mesin harus lancar tidak boleh tersendat. Maka harus dicek secara berkala kondisi selang oli ini. Karena turbo butuh pasokan oli bertekanan tinggi dari mesin agar bisa berjalan lancar

3. Pendinginan air

Turbo memiliki 2 sistem pendinginan, ada yang radiator dan water pump. Kalau salah satu atau keduanya ada yang bocor, maka oli dari turbo akan bercampur dengan air dan masuk ke mesin. Tidak hanya turbonya, mesin pun bisa rusak. Biasanya kebocoran terjadi karena seal repair kit turbo getas sehingga air bisa bercampur dengan oli yang ada di dalam turbo.

Gejala turbo rusak :

1. Banyak rembesan oli di rumah keong yang terjadi karena suhu turbo terlalu panas

2. Suara turbo lebih berisik atau terdengar seperti siulan karena posisi kipas berubah atau ada yang tidak vacuum

3. Asap hitam mulai terlihat dari knalpot. Ada kebocoran yang awalnya sedikit namun dibiarkan terus sampai parah kondisi turbonya.

4. Ada suara gesekan ketika mesin akan dihidupkan atau mau dimatikan. Putaran kipasnya sudah mulai berat dan timbul gesekan.

5. Turbo tidak mau hidup di 1.500 rpm sampai 2.500 rpm. Ini bisa terjadi juga karena putaran kipas yang sudah mulai berat

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : ARSN
Sumber : Jip.gridoto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa