Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

ban mobil

Ini Risiko Arah Putaran Ban Mobil Terpasang Terbalik

ARSN,Ryan Fasha - Kamis, 4 Juni 2020 | 12:54 WIB
Telapak ban bisa muncul flat spot
ryan/gridoto.com
Telapak ban bisa muncul flat spot

Otoseken.idDi ban mobil terdapat arah putaran ban, biasa juga disebut arah kembang ban.

Setiap pabrikan pasti memberikan pedoman arah putaran ban yang benar agar saat pemasangan tidak salah.

Ternyata arah putaran ban ini penting untuk diperhatikan.

Lalu apakah ada efek bila arah putaran ban terbalik namun mobil tetap digunakan di jalan raya?

 

Baca Juga: Pilih Ban Mobil yang Nyaman dan Aman, Perhatikan Juga Kode Bannya

Hal ini GridOto.com tanyakan ke Bambang Hermanu Hadi, Manager Training and Product Knowledge PT Sumi Rubber Indonesia produsen ban Dunlop, dirinya menyebut pemasangan arah putaran ban salah akan menimbulkan risiko yang cukup berbahaya.

Ilustrasi. Tanda Rotation Ban Mobil
www.maguiretoyota.com
Ilustrasi. Tanda Rotation Ban Mobil

"Ban saat diproduksi pasti sudah melalui serangkaian test sehingga arah putaran ban saat pemasangan sebisa mungkin jangan sampai salah," buka Bambang.

"Bila salah saat pemasangan akan berdampak grip ban menjadi tidak maksimal," tambahnya.

Selain itu, arah putaran ban biasanya dibentuk agar memudahkan arah air terpecah saat mobil melewati genangan air.

Baca Juga: Ngoprek Santuy di Rumah, Periksa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal

Arah air sudah dipikirkan oleh produsen ban agar lebih maksimal terbuang dan tidak mengganggu grip ban ke permukaan jalan.

Bila dipasang terbalik, maka saat melewati genangan air maka pembuangan air menjadi tidak maksimal bahkan kacau.

Ini akan memperparah grip ban ke permukaan jalan sehingga terjadinya slip menjadi lebih besar.

"Potensi grip ban slip menjadi lebih besar maka akan berisiko terjadinya kecelakaan di jalan raya, terlebih mobil dipacu di kecepatan tinggi," tutup Bambang.

Ngoprek Santuy di Rumah, Periksa Tekanan Angin Ban Mobil yang Ideal

Ilustrasi pengecekan tekanan angin ban mobil yang ideal
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi pengecekan tekanan angin ban mobil yang ideal

Otoseken.id - Ban merupakan salah satu komponen kaki-kaki yang penting dan berpengaruh pada faktor keselamatan.

Tekanan angin pada ban mobil harus ideal, artinya tidak boleh kurang maupun lebih, nah untuk menunggu waktu berbuka puasa, teman Otoseken bisa mengecek tekanan angin ban mobil.

Alat untuk mengecek tekanan angin ban bisa gunakan alat ukur tekanan angin baik yang analog maupun digital.

Jika tekanan angin ban mobil yang tidak ideal, akan berdampak negatif, seperti yang diungkapkan Yusuf dari Otomax Car di Tangerang.

Tekanan angin ban mobil tidak boleh kurang atau lebih
Toyota
Tekanan angin ban mobil tidak boleh kurang atau lebih

Baca Juga: Ban Cepat Aus dan Rusak, 4 Faktor Ini Mempercepat Umur Ban Mobil

"Tekanan angin pada ban mobil yang kurang, ketika di jalan berlubang itu kondisi pelek bisa rusak, peang, atau bahkan pecah," ucap Yusuf dari Otomax Car, Tangerang kepada Otoseken.

"Selain itu mobil juga berat dan berpengaruh ke BBM lebih boros," lanjutnya.

Sedangkan tekanan angin ban yang berlebih juga berbahaya karena menyebabkan bantingan mobil lebih keras dan setir lebih bergetar.

"Tekanan angin berlebih menimbulkan getar pada setir dan kenyamanan saat berkendara berkurang karena bantingan mobil menjadi keras," terang Yusuf.

Baca Juga: Pahami Arti Simbol atau Kode E Pada Ban Mobil, Banyak Yang Belum Tahu

Lalu berapa tekanan angin ban mobil yang ideal?

Ukuran tekanan angin ban mobil yang ideal setiap pabrikan mobil berbeda-beda, biasanya antara 30-35 psi, informasi tekanan ban mobil yang ideal dapat kita lihat pada stiker di frame pilar B sebelah kanan. 
 
Buka pintu kanan depan bagian driver, di pilar B, di situ terdapat stiker yang berisi informasi tekanan angin ban. 
Petunjuk ideal tekanan angin ban mobil
Abdul Aziz Masindo
Petunjuk ideal tekanan angin ban mobil

Editor : ARSN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa