Setelah, disemprot dengan air, kemudian gunakan degreaser.
“Semprot pakai degreaser, sembari sikat, bisa pakai sikat gigi atau engine brush,” papar Andre.
Setelah aplikasi degreaser, semprot kembali area itu pakai air.
Degreaser bersih, lalu disemprot pakai kompresor angin, agar air sisa pencucian turun ke bawah.
Baca Juga: Kenali Gejala Kerusakan Penyebab Mesin Mobil Bekas Bergetar Keras
Menurut Andre, sebaiknya jangan didiamkan terlalu lama, karena nanti bisa menimbulkan kerak.
“Setelah di-blow dengan angin, diamkan selama 2-3 jam, jangan langsung starter mobil, dikhawatirkan bisa terjadi korsleting,” wanti Andre lagi.
Ini Resiko Ganti Oli Mesin Mobil Bekas di Luar Kode SAE Pabrikan
/photo/gridoto/2018/03/05/632419319.jpg)
Otoseken.id - Banyak beredar jenis oli berbagai jenis tingkat kekentalan oli alias kode Society Of Automotive Engineer (SAE) di pasaran.
Setiap pabrikan memiliki spesifikasi oli untuk mobil buatannya, terutama tingkat kekentalan (kode SAE) yang mengikuti kebutuhan mesin.
Editor | : | ARSN |
KOMENTAR