Ini Penyebabnya Mesin Mobil Masih Ngelitik Walau Pakai Bensin Bagus

ARSN,Andhika Arthawijaya - Rabu, 22 September 2021 | 11:05 WIB
Ilustrasi mesin Mobil Toyota Raize 1.0T
Radityo Herdianto / GridOto.com
Ilustrasi mesin Mobil Toyota Raize 1.0T

Otoseken.id - Di mesin mobil ada komponen yang namanya knock sensor atau knocking sensor.

 

Dulu komponen ini jarang ditemukan di mobil entry level maupun motor cc kecil.

Umumnya dipakai di mobil-mobil kelas premium, serta di motor besar berperforma tinggi.

Sekarang, komponen ini mulai jamak digunakan di mobil-mobil kelas bawah sekalipun.

Baca Juga: Wajib Diketahui, Ciri-ciri Klep Mesin Mobil Yang Harus di Setel Ulang

Ilustrasi posisi nock sensor All New Suzuki Ertiga.
e-Part Suzuki
Ilustrasi posisi nock sensor All New Suzuki Ertiga.

“Semua mobil bermesin injeksi rata-rata sudah pakai knock sensor,” bilang Suwandi, Service Advisor bengkel resmi Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT) Pulogadung, Jakarta Timur.

Sesuai namanya, tugasnya adalah membaca terjadinya knocking atau ngelitik di ruang bakar.

Saat detonasi terbaca oleh knock sensor, maka sensor ini akan mengirim input ke ECU.

Kemudian ECU akan menyesuaikan ulang timing pengapian yang sesuai (umumnya timing diimundurkan), agar tidak lagi terjadi knocking atau detonasi.

Baca Juga: Mobil Diesel Penting Lakukan Hal Ini, Bikin Performa Mesin Naik


Editor : ARSN
Sumber : Otomotifnet.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa