Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

mobil bekas

Jangan Cuek, Ini Ciri-ciri AC Mobil Sudah Waktunya Minta Diservis

ARSN,Andhika Arthawijaya - Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB
Ilustrasi kompresor AC mobil
Abdul Aziz Masindo/otoseken.id
Ilustrasi kompresor AC mobil

Otoseken.id - Penyebab mobil bekas tarikannya terasa berat dan boros BBM bisa banyak hal.

 

Mulai dari perawatan kendaraan yang kurang diperhatikan seperti telat ganti oli, busi, jarang tune up dan sebagainya.

Namun banyak kejadian tarikan mobil terasa berat dan boros bahan bakar ketika AC dinyalakan.

Paling terasa ketika lagi mendaki di tanjakan. Padahal saat kondisi baru, mobil masih eces buat buat nanjak.

Baca Juga: Penyebab AC Mobil Bekas Bunyi Berdecit Saat Dinyalakan

Ilsutrasi perawatan AC mobil
Dok. OTOMOTIF
Ilsutrasi perawatan AC mobil

“Biasanya kalau tarikan mobil terasa berat saat AC dinyalakan, kemungkinan besar putaran kompresor AC mulai berat,” beber Andrew Prakuswo, punggawa Fortune AC di sentra otomotif Cibubur Point, Cibubur, Jakarta Timur.

Perlu diketahui, saat AC bekerja, otomatis akan membebani putaran mesin.

Namun beban tersebut kata Andrew tidak akan begitu besar bila pelumasan pada kompresor AC bekerja optimal.

Nah, makin beratnya putaran kompresor AC bisa diakibatkan oleh sudah menurunnya kemampuan oli kompresor.

Baca Juga: Komponen Ini Bermasalah AC Mobil Gak Dingin, Diawali Ada Suara Gesekan di Ruang Mesin

“Namanya bekerja pada komponen yang bergesekan, pasti oli kompresor lama-lama menurun kemampuan pelumasannya,” jelasnya.

Masih kata Andrew, di dalam kompresor AC ada mekanisme piston yang bekerja memompa freon. Makanya dibutuhkan pelumasan.

Nah, jika tidak ada masalah pada kompresor AC, yaitu piston dan linernya tidak mengalami baret-baret, dengan melakukan penggantian oli kompresor secara rutin, akan membuat putaran kompresor akan tetap enteng seperti baru.

“Disarankan oli kompresor dan freonnya diganti setiap 20.000 kilometer, jangan tunggu AC mulai tidak dingin dulu baru diganti,” sarannya.

Baca Juga: Resiko Jarang Dibelai, Double Blower AC Mobil Bisa Ngambek, Ada Bau Tak Sedap

Oli kompresor AC disarankan diganti setiap 20.000 kilometer
Dok. OTOMOTIF
Oli kompresor AC disarankan diganti setiap 20.000 kilometer

Tim kita sudah membuktikan khasiatnya pada Suzuki Ertiga Dreza keluaran 2017, yang sudah menempuh jarak 48.000 kilometer.

Sebelum freon dan oli kompresor diganti baru, konsumsi bahan bakar untuk pemakaian dalam kota, rata-rata bermain di angka 12,8 km/liter.

Itu dengan kecepatan rata-rata sekitar 23 km/jam, karena sering melakukan stop and go.

Namun setelah freon dan oli kompresor diganti baru, konsumsi bensin rata-rata jadi 13,1 km/liter, dengan speed average yang mirip-mirip.  

Tarikan mobil juga terasa lebih ringan, dan gejala ngelitik yang sering muncul ketika AC nyala, jadi berkurang. Silahkan buktikan saja sob!

Editor : ARSN
Sumber : Otomotifnet.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa