Bukan Disulap, Ini Tiga Penyebab Air Radiator Mobil Sering Berkurang

Ryan Fasha,Abdul Aziz Masindo - Sabtu, 2 Juli 2022 | 19:13 WIB
Tabung reservoir radiator
Abdul Aziz Masindo/Otoseken.id
Tabung reservoir radiator

Otoseken.id - Air radiator atau biasa disebut coolant merupakan salah satu sistem pendingin mesin yang berbentuk cair, biasanya coolant radiator berwarna merah muda atau hijau.

Coolant yang sudah waktunya diganti biasanya ditandai dengan warna coolant yang sudah mulai memudar atau sudah melewati masa tempuh antara 80.000 - 100.000 kilometer.

Namun air radiator atau coolant yang tiba-tiba berkurang di tabung reservoir secara cepat, artinya ada yang tidak beres.

Tentu saja jika volume air radiator atau coolant yang kurang, akan memengaruhi kerja sistem pendinginan mesin, dampak terparahnya mesin bisa mengalami overheat.

Ilustrasi mengisi radiator coolant
Dok. Otomotif
Ilustrasi mengisi radiator coolant

Berikut 3 penyebab air radiator atau coolant di mobil sering berkurang:

1. Slang Radiator

slang radiator bisa rusak
Ryan/GridOto.com
slang radiator bisa rusak

Mengalirkan dan mensirkulasikan air radiator dibutuhkan slang.

"Slang radiator ini sering mengalami kerusakan seperti bocor halus," buka Triyono dari bengkel Family Auto Servis (FAS).


Editor : ARSN
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id





KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa