Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Cara Beli Mobil Bekas Bertransmisi Manual, Ini Tandanya Kampas Kopling Sudah Tipis

Abdul Aziz Masindo - Minggu, 15 Januari 2023 | 17:47 WIB
Ilustrasi tuas transmisi manual
Gridoto/Roro Aveline
Ilustrasi tuas transmisi manual

Otoseken.id - Cara membeli mobil bekas bertransmisi manual, kenali ciri-ciri kampas kopling mobil sudah mulai habis.

Walaupun mobil bertransmisi matik di zaman sekarang lebih banyak dipilih karena kemudahan dan kenyamanannya, tapi mobil bertransmisi manual juga masih banyak dipilih.

Pelat kopling atau kampas kopling memang usia atau pemakaiannya relatif lebih panjang, tapi pemakaian transmisi manual yang salah, bisa bikin kampas kopling lebih cepat aus.

Pemakaian yang salah seperti kebiasaan menaruh atau mengistirahatkan kaki di pedal kopling, sering memakai setengah kopling saat menanjak, dan sebagainya.

Ilustrasi menginjak pedal kopling di mobil transmisi manual
Dok. Otomotif Group
Ilustrasi menginjak pedal kopling di mobil transmisi manual

Kampas kopling yang sudah tipis ini tentu banyak rugi, tenaga dari mesin yang tersalurkan ke transmisi akan terhambat, membuat mobil enggak mau lari, kopling selip, dan penggunaan bahan bakar menjadi boros.

Nah berikut 5 gejala kampas kopling mobil manual yang sudah mulai tipis dan perlu diganti:

1. Kopling Ada Gejala Selip

Gejala yang paling gampang diketahui adalah timbulnya gejala selip pada kopling, misalnya saat pergantian gigi dari gigi 2 ke 3, kopling terjadi selip dibarengi dengan mesin yang terasa menggerung tanpa adanya tenaga.

Hal ini karena kampas kopling tidak mampu menghubungkan putaran mesin menuju transmisi akibat kampas kopling yang sudah aus.

Baca Juga: Mobil Transmisi Manual Bisa Lebih Irit Ketimbang Manual, Apakah Benar?

 

 2. Timbul Bau Angus

Kampas kopling yang sudah mulai tipis dan aus, biasanya timbu bau angus yang masuk hingga ke dalam kabin mobil.

Bau hangus timbul akibat kampas kopling yang terbakar akibat gesekan tinggi antara roda gila (flywheel) dengan plat penekan.

3. Tenaga Loyo

Tenaga yang terasa loyo ini diakibatkan karena putaran mesin menuju transmisi terganggu.

Dampak terparahnya jika kampas kopling yang sudah sangat tipis, mesin mobil hanya meraung tetapi tenaga tidak ada.

4. Putaran Mesin (RPM) Cenderung Tinggi

ilustrasi rpm
Istimewa
ilustrasi rpm

Tanda kampas kopling yang sudah tipis atau aus berikutnya adalah putaran mesin atau RPM cenderung lebih tinggi.

Hal ini Karena tenaga atau akselerasi mesin yang melemah, alhasil untuk mencapai kecepatan tertentu diperlukan putaran mesin yang tinggi.

5. Boros BBM

Terakhir dampak dari kampas kopling yang tipis dan aus adalah konsumsi bahan bakar yang menjadi boros.

Karena akselerasi yang terhambat dan putaran mesin yang tinggi, berdampak pada konsumsi bahan bakar mobil yang menjadi lebih boros.

Baca Juga: Apa Benar Mending Hindari Beli Mobil Matik Tua? Bengkel Spesialis Transmisi Bilang Gini

Editor : ARSN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa