Baca Juga: Daftar Harga Honda Brio Bekas Ferbruari 2021, Rakitan 2012 di Bawah Rp 100 Juta
Meski Apit menyiapkan super Brio ini untuk turun di lintasan drag, namun ternyata masih bisa dipakai harian.
“Saya beberapa kali bawa Brio ini keluar kota, bahkan paling jauh sampe Kuningan, Cirebon, enggak masalah tuh,” sahutnya sambil tersenyum.
Apit memilih untuk main naturally aspirated dalam memaksimalkan performa mesin K24-nya. Hampir semua jeroan sudah diganti dengan part aftermarket.
Haviedz Pahlevie Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova
Piston misalnya, menggunakan Arias yang berdiameter 87 mm, sementara setang pistonnya pakai Eagle.
Dari kepala silinder, sudah menggunakan kepala silinder K20A buatan PRB-1 yang telah di-porting dan polishing. Kem kini menggunakan Skunk2 stage 3 dengan durasi 2780 untuk intake dan 2820 pada exhaust.
Pasokan bahan bakar lebih deras dengan injektor FID dengan kemampuan menyemprotkan 1.000 cc per menitnya. Untuk mengimbanginya, throttle body diganti merek K-tuned berdiameter 90 mm.
Mesin Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova
Sebagai otaknya, Apit mempercayakannya pada engine management stand alone Hondata K-Pro Version 4. Hasilnya, tenaga maksimal ketika di-dyno mencapai 360 dk, yang terukur di mesin.
Untuk menyalurkan tenaga beringas tersebut, girboks menggunakan manual 6 percepatan bawaan Honda Integra DC5 dengan kopling single clutch dari Ogura.
Sementara final gear-nya dipatok 4.3:1, agar tenaga mesin dapat tersalurkan merata di setiap putaran mesin.
Baca Juga: City Car 1.200 cc Paling Irit BBM, Honda Brio, Agya, Ayla, Atau Ignis?