Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kisah Honda Brio Moncong Bolong, Ogah Turbo Pilih Mesin K24

Iday - Jumat, 3 Juni 2022 | 13:50 WIB
Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova
Dok.OTOMOTiF
Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova

Piston misalnya, menggunakan Arias yang berdiameter 87 mm, sementara setang pistonnya pakai Eagle.

Dari kepala silinder, sudah menggunakan kepala silinder K20A buatan PRB-1 yang telah di-porting dan polishing. Kem kini menggunakan Skunk2 stage 3 dengan durasi 2780 untuk intake dan 2820 pada exhaust.

Pasokan bahan bakar lebih deras dengan injektor FID dengan kemampuan menyemprotkan 1.000 cc per menitnya. Untuk mengimbanginya, throttle body diganti merek K-tuned berdiameter 90 mm.

Mesin Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova
Dok.OTOMOTIF
Mesin Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova

Sebagai otaknya, Apit mempercayakannya pada engine management stand alone Hondata K-Pro Version 4. Hasilnya, tenaga maksimal ketika di-dyno mencapai 360 dk, yang terukur di mesin.

Untuk menyalurkan tenaga beringas tersebut, girboks menggunakan manual 6 percepatan bawaan Honda Integra DC5 dengan kopling single clutch dari Ogura.

Sementara final gear-nya dipatok 4.3:1, agar tenaga mesin dapat tersalurkan merata di setiap putaran mesin.

Baca Juga: City Car 1.200 cc Paling Irit BBM, Honda Brio, Agya, Ayla, Atau Ignis?

LUBANG 'DRAMATIS'

Ketika turun drag, Apit memasangkan bumper depan dan gril custom, dengan desain tertutup dan mini lubang demi mendapatkan nilai aerodinamika terbaik.

Materialnya sendiri menggunakan fiberglass. Satu-satunya lubang dibuat di tengah, demi memaksimalkan pasokan udara untuk mesin dan radiator.

Bolongan ini yang menambah wajah Brio jadi lebih 'dramatis'.

Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova
Dok.OTOMOTiF
Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova

Sementara di belakang juga ada rear wing dengan desain mengikuti kontur atap, yang khas tampilan drag car. Rear wing berbahan aluminium dengan tebal 1,2 mm, lengkap dengan dudukan serta adjuster-nya, agar bisa disesuaikan kemiringannya.

Tujuan pemasangan rear drag wing ini demi meminimalisir turbulensi dan meningkatkan downforce ketika digeber pada kecepatan tinggi.

Namun ketika harian, Brio ini tampil kalem dengan menggunakan bumper dan gril asli standarnya. Khas mobil berpenampilan sleeper, dengan tampang standar tapi tenaga sangar.

Editor : Iday
Sumber : Dok. OTOMOTIF GROUP

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa