LUBANG 'DRAMATIS'
Ketika turun drag, Apit memasangkan bumper depan dan gril custom, dengan desain tertutup dan mini lubang demi mendapatkan nilai aerodinamika terbaik.
Materialnya sendiri menggunakan fiberglass. Satu-satunya lubang dibuat di tengah, demi memaksimalkan pasokan udara untuk mesin dan radiator.
Bolongan ini yang menambah wajah Brio jadi lebih 'dramatis'.
Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova
Sementara di belakang juga ada rear wing dengan desain mengikuti kontur atap, yang khas tampilan drag car. Rear wing berbahan aluminium dengan tebal 1,2 mm, lengkap dengan dudukan serta adjuster-nya, agar bisa disesuaikan kemiringannya.
Tujuan pemasangan rear drag wing ini demi meminimalisir turbulensi dan meningkatkan downforce ketika digeber pada kecepatan tinggi.
Namun ketika harian, Brio ini tampil kalem dengan menggunakan bumper dan gril asli standarnya. Khas mobil berpenampilan sleeper, dengan tampang standar tapi tenaga sangar.
KAKI-KAKI
Demi mendapatkan traksi maksimal, kaki-kaki menggunakan coilover Buddy Club N+. Spring rate-nya diset 10 kg/mm di depan dan 12 kg/mm di belakang.
“Sengaja belakang lebih keras. Supaya pas start, bodi enggak mendongak dan traksi di roda depan tetap optimal,” ujar Apit.
Untuk pelek dan bannya, Apit punya dua set. Ketika turun drag race, menggunakan pelek SSR Type C 15x8 inci, yang dibalut ban slick dari Mickey Thompson berprofil 24.5/8.0-15 di depan.
Baca Juga: Honda Brio Generasi Kedua, Ada Improvement Handling Lebih Lincah
Body Modifikasi Honda Brio Drag Race Supernova