Otoseken.id - MINI Countryman S generasi kedua ini merupakan MINI Cooper yang paling nyaman di seluruh line up MINI.
MINI Countryman menekan pada karakter crossover yang lebih kuat, ground clearance lebih tinggi mencapai 165 mm, plus profil ban lebih besar dan wheelbase panjang membuat Countryman generasi ini lebih nyaman.
Bahkan jika dibandingkan Countryman R60 sekalipun, Countryman berkode F60 masih yang paling nyaman.
Dengan gelar MINI terbesar hingga saat ini, DRL ring pertama dan ekstra tampilan ala SUV seperti skid plastik hitam, roof rail, profil ban tebal hingga opsi tampilan luar.
(Baca Juga: Sportcar BMW i8 Plug-in Hybrid, Desain Futuristis, Unit Sekennya Ada di Sini)
Pada varian ALL4 dengan kelir black gloss pada bumper depan dan belakang, membuat keseluruhannya juga lebih tangguh dan unik dibanding range MINI lainnya.
Balik lagi soal kenyamanan, ketika melewati jalan borkontur buruk seperti polisi tidur atau lubang sekaligus, Mini Countryman S masih tetap nyaman, berkat profil tebal 225/50-nya, rasa kasar khas brand Inggris ini jadi jauh tereduksi.
Namun untuk sebuah MINI, posisi duduk bahkan di paling rendah pun terasa cukup tinggi. Cocok untuk profil crossover Countryman.
Mengadopsi suspensi Single-Joint Spring Strut untuk bagian depan, dan Multiple Control Arm untuk bagian belakang.
(Baca Juga: Lamborghini Aventador Versi Roadster Lebih Asyik dari Versi Coupe)
Sementara setir terasa lebih berat dibanding mayoritas EPS, sayangnya tidak senatural varian lainnya yang lebih kecil.
Walaupun begitu, bermanuver di kecepatan tinggi pada mode Sport dengan DCC, membuat meliuk-liuk terasa di dalam mobil yang berukuran jauh lebih kompak.
Begitupun dengan performa mesinnya, karena Cooper S adalah varian lebih tinggi, performanya tak diragukan lagi.
Countryman juga menggunakan mesin BMW B48 berkapasitas mesin 1.998 cc, 4 silinder segaris dengan Double VANOS, Valvetronic dan Twin-Scroll Turbocharger.
(Baca Juga: Porche Boxster S 981, Sport Coupe Berukuran Kecil, Kini Bekasnya Terjangkau)
Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga 189 dk pada 5.000 rpm, dan torsi 280 Nm pada 1.250 rpm.
MINI crossover ini bisa sedikit lebih kencang dibanding Clubman, dengan launch control, angka 0-100 km/ jam mencapai 7,7 detik alias lebih cepat 0,1 detik dibanding Clubman. Tidak signifikan, namun sangat baik mengingat dimensi besarnya.
Geser gigi dari D ke S, putaran mesin terus terjaga di atas 2.000 rpm sehingga respon torsi besar 280 Nm-nya sangat mudah dicapai dan turbo lag makin minim merkat transmisi otomatis ZF 8-percepatan.