Problem Mobil CVT Tak Murah, Sekali Masuk Bengkel Tekor Puluhan Juta

Taufan Rizaldy Putra - Kamis, 7 Februari 2019 | 18:49 WIB
Ilustrasi. Nissan Grand Livina bertransmisi CVT
Dok. OTOMOTIF
Ilustrasi. Nissan Grand Livina bertransmisi CVT

Otoseken.id - Meski menawarkan kenyamanan dalam berkendara, ternyata mobil CVT juga menyimpan potensi masalah yang besar jika tidak dirawat dengan baik.

Yaitu biaya yang harus dikeluarkan ketika transmisi tersebut mengalami kerusakan.

Tak tanggung-tanggung, biaya belasan sampai puluhan juta harus dikeluarkan untuk memperbaikinya.

"Karena transmisi CVT kalau sekali rusak harus ganti satu assembly, tidak bisa dibeli satuan. Jika satu saja komponen rusak, semua bagiannya juga akan ikut rusak," ungkap Hermas, pemilik Worner Matic, bengkel spesialis transmisi otomatis di Bintaro, Tangerang Selatan.

(Baca Juga : 2 Pilihan Bebek Super Seken Paling Gampang Diupgrade Performa)

Hal tersebut disebabkan oleh belt dan kedua pulley yang menjadi komponen utama CVT saling berkesinambungan.

"Sekali gerakannya enggak pas, sabuk bajanya bisa keluar jalur dan itu biasanya awal kerusakannya," ujar Hermas.

Komponen CVT: Sabuk baja, driver pulley, dan driven pulley
Radityo Herdianto
Komponen CVT: Sabuk baja, driver pulley, dan driven pulley

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X