Otoseken.id - Malas mencuci motor setelah berkendara di musim hujan? Ini resiko yang bakal muncul.
Saat musim hujan, motor jadi rentan kotor akibat menerjang genangan air di jalan.
Selain bikin riding jadi enggak nyaman, kondisi kotor juga berisiko bikin komponen di motor rentan bermasalah.
“Kalau dibiarkan lama hingga mengering, air hujan bisa menimbulkan bercak noda water spot yang sulit dibersihkan meskipun motor sudah dicuci,” buka Aldi Garibaldi, dari Restomax Moto Detailing, Cilandak, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Ganti Air Radiator di Motor Bekas, Segini Kilometer Yang Dianjurkan
Dalam jangka panjang, warna bodi dan mika lampu motor pun juga bakal lebih cepat kusam akibat zat asam yang terkandung di air hujan.
Khusus pada motor dengan cat warna putih, hal ini menjadi salah satu sebab terjadinya yellowing alias menguning pada permukaan cat.
/photo/2020/03/02/993295858.jpeg)
Dampak buruk malas mencuci motor saat musim hujan juga dapat menyerang sektor lain seperti kaki-kaki.
“Bagian yang bergerak seperti sokbreker, rantai dan rem bisa cepat aus dan bagian lain yang terbuat dari besi rentan mengalami karat kalau motor jarang dicuci,” lengkapnya.
Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Motor Bekas Odometer Reset, Begini Cirinya
Nah jika kalian tidak sempat mencuci motor, usahakan untuk segera membilas motor dengan air bersih sehabis terkena hujan.
Sekarang paham ya mengapa cuci motor itu penting, terutama pada kondisi musim hujan seperti saat ini.
Lebih baik lakukan pencegahan diawal karena prosesnya lebih simpel dan murah dibandingkan memperbaiki Sob!
Penyebab Kampas Rem Macet di Motor Bekas, Efeknya Terasa Berat
/photo/gridoto/2018/05/20/3686714936.jpg)
Otoseken.id - Selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) motor kesayangan terpaksa jarang dipakai.
Tapi ketika coba dipakai kembali biasanya muncul beberapa masalah.
Salah satunya adalah rem cakram yang mendadak macet seperti lengket.
Cakram yang lengket ini membuat motor jadi terasa berat saat dikendarai.
Baca Juga: Beli yamaha NMAX Bekas, Perhatikan 3 Penyakit yang Sering Dialami
Gejala rem macet ini biasanya terjadi pada pengendara yang malas mencuci motornya.
"Jadi sebelum tidak dipakai itu kotorannya dibiarkan, akhirnya mengendap," ucap Ibrahim dari D-Garage Tj Priok, Jakarta Utara.
"Kotoran di area kaliper mengendap di piston, efeknya ya rem macet atau lengket," ungkap Baim sapaan akrabnya.
Tapi tenang, kotoran yang mengendap di piston ini ternyata cukup mudah dibersihkan.
Baca Juga: Copot Thermostat di Motor Bekas, Mesin Bisa Kedinginan, Ini Bahayanya
"Harus bongkar kaliper dari dudukannya, lalu bersihkan area piston pakai air sabun supaya tidak macet atau lengket," lanjut Baim.
Supaya kotoran tidak mudah menempel juga bisa beri gemuk di area piston.
Kalau sudah tinggal pasang kembali semuanya.
"Oh iya jangan lupa cek kondisi minyak rem dan buang angin rem supaya lebih aman," tutupnya.
Editor | : | ARSN |
Sumber | : | GridOto.com |
KOMENTAR