Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Grand Vitara Bekas, Pilih 2.000 cc atau 2.400 cc?

Abdul Aziz Masindo - Rabu, 21 Juni 2023 | 10:48 WIB
Ilustrasi Suzuki Grand Vitara
Dok. Otomotif
Ilustrasi Suzuki Grand Vitara

Otoseken.id - Selain Honda CR-V ataupun Nissan X-Trial, masih ada satu SUV bekas yang masih sangat layak untuk dimiliki, yaitu Suzuki Grand Vitara.

Suzuki Grand Vitara hadir di Indonesia pada tahun 2006 dan mengalami facelift di tahun 2009 dan 2012.

Dibandingkan Vitara atau Escudo generasi sebelumnya, SUV ini mengusung sasis dan mesin baru dan sederet fasilitas canggih di zamannya.

Memiliki pilihan mesin 2.000 cc berkode J20A dengan besaran tenaga 144 dk pada 6.800 rpm dan torsi sebesar 183 Nm pada 4.000 rpm.

Kemudian pada Grand Vitara tahun 2009 keluar pilihan mesin 2.400 cc dengan mesin berkode J24B bertenaga 166 dk pada 6.000 rpm dan torsi 225 Nm di 4.000 rpm.

Mesin Suzuki Grand Vitara 2.400 cc
GridOto.com
Mesin Suzuki Grand Vitara 2.400 cc

Baca Juga: Tes Akselerasi dan Konsumsi BBM Suzuki Grand Vitara 2.0, Ini Bedanya dengan Mesin Vitara Lama

Kelebihan Suzuki Grand Vitara

Wahri selaku pemilik bengkel spesialis Suzuki Ari Motor mengungkapkan berbagai kelebihan dan kekurangan Suzuki Grand Vitara.

"Grand Vitara bisa dibilang punya mesin yang bandel, desainnya masih enak dilihat enggak ketinggalan zaman, kabin lega dan fitur oke," buka Wahri, Owner bengkel spesialis Suzuki Ari Motor di BSD Tangerang Selatan.

Selain mesin, suspensi juga menjadi keunggulan di SUV besutan pabrikan berlogo 'S' ini.

"Suspensi enak karena sudah independen, bantingan enggak keras, Grand Vitara juga stabil enggak libung," lanjut Pria yang akrab disapa Ari.

Terakhir soal ketersedian spare part Suzuki Grand Vitara juga menjadi salah sau kelebihannya.

"Grand Vitara spare part termasuk melimpah fast moving maupun slow movingnya banyak, dari mulai part orisinal, aftermarket sampai ex Singapore dia ada," katanya.

Kelemahan Suzuki Grand Vitara

Namun masih kata Ari, Grand Vitara juga memiliki beberapa kelemahan, salah satunya oli mesin yang mudah menguap.

"Kelemahan Grand Vitara itu makan oli, sudah jadi turunan dari nenek moyang zaman Vitara dan Escudo, air radiatornya juga sering kurang," katanya.

Selain itu, untuk varian mesin 2.000 cc, respon transmisi matiknya agak lemot.

Suzuki Grand Vitara
Dok. OTOMOTIF GROUP
Suzuki Grand Vitara

Baca Juga: Suzuki Grand Vitara Gen 3, SUV Macho Harga Bekasnya Tinggal Segini

"Respon transmisi matiknya agak lemot di versi 2.000 cc, vibrasi atau getarannya juga lebih kerasa di 2.000 cc ketimbang 2.400 cc," katanya

"konsumsi bahan bakarnya juga tidak terlalu irit, mirip-mirip sama yang 2.400 cc-nya, tapi tenaganya lebih besar yang 2.400 cc, dibandingkan mesin 2.000 cc-nya, saya lebih menyarankan ambil yang 2.400 cc-nya, tenaga lebih besar, 2.400 cc tapi  konsumsi BBM-nya mirip-mirip sama yang 2.000 cc," lanjutnya.

Selain itu, menurut Ari kaki-kaki Grand Vitara tergolong rentan.

"Yang paling sering kena sokbreker dan link stabilnya, kalau sokbreker depan Rp 2 juta, yang belakang Rp 800 sampai Rp 900 ribu," tutup Wahri, Owner bengkel spesialis Suzuki Ari Motor di BSD Tangerang Selatan.

 

Posted : Selasa, 21 September 2021 | 11:59 WIB| Last updated : Rabu, 21 Juni 2023 | 10:48 WIB

Editor : ARSN

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa