Otoseken.id - Yang diperhatikan konsumen sat membeli mobil bekas biasanya hanya terderi dari 3 bagian saja yakni mesin, bodi, dan interior.
Alasannya, ketiga bagian tersebut perlu ditcermati sebab jika dapat terdapat masalah biaya perbaikannya bisa mahal.
Nah, karenanya ada beberapa bagian mobil bekas yang kerap luput dari pemeriksaan oleh calon pembeli.
Bagian Mobil Bekas yang Wajib Dicek
Nah, berikut ini 5 bagian mobil bekas versi Tim Otoseken yang kerap terlewat diperiksa, simak:
Baca Juga: Jangan Beli Mobil Bekas Jika Muncul Tanda Ini, Bikin Dompet Boncos
1. Kaca Depan
Walau dimensinya besar dan ada di depan mata, laca depan sering luput diperiksa.
Kaca yang retak akibat lontaran batu kerikil kadang baru ketahuan saat mobil bekas telah dibeli.
Bila kaca depan ditempeli stiker, coba lihat sisi sebaliknya, apakah ada keretakan atau tidak.
Cermati apakah permukaan kaca ada banyak baret halus atau hanya sekadar jamur yang bisa diusir dengan cara dipoles.
Baca Juga: Penting, Ini Tanda-tanda Airbag Mobil Bekas Sudah Diakali, Simak
2. Karet Pintu
Karet pintu juga sering luput diperiksa, kalau bagian ini getas bisa bikin pintu tidak menutup rapat atau jadi sumber masuknya air hujan ke dalam kabin.
Selain memastikan karet pintu masih bagus, cek apakah ada karet pintu yang sobek dan tak bisa lagi dipegang oleh kancingnya.
Lihat juga apakah ada bekas lem tambahan di bagian tersebut karena ini bisa jadi indikasi perbaikan kerusakan karet pintu.
Baca Juga: Beli Mobil Bekas Kendaraan Dinas Wajib Ada Surat Ini, Bisa Sulit Balik Nama
3. Reflektor Lampu
Permukaan reflektor lampu depan sering rusak seiring dengan pemakaian.
Penyakit umumnya reflektor buram, terkelupas permukaannya atau retak akibat panas.
Biaya yang dikeluarkan buat ganti reflektor lampu depan lumayan besar, tapi ada juga solusi generik seperti rekondisi.
4. Nomor Mesin dan Rangka
Pembeli paling sering cuma lihat STNK dan BPKB mobil bekas idaman.
Padahal jangan sampai lupa untuk memeriksa nomor mesin dan rangka yang ada di mobil.
Pastikan nomor di mobil sama dengan yang tertera di STNK dan BPKB.
Periksa juga apakah di sekitarnya apakah ada bekas las atau ketrikan ulang.
Jangan sampai Anda dapat surat kawinan.
Baca Juga: Benarkah Mobil Bekas Merek China Sulit Dikredit? Ini Ungkapan Pedagang
5. Reset Odometer
Yang terakhir ini kerap tidak disadari oleh pembeli. Mobil yang jarak tempuhnya sudah tinggi, sering diakali pedagang nakal dengan memundurkan odometernya.
Caranya bisa dengan dibongkar atau memutar kabel spidometer.
Odometer digital juga bukan berarti aman.
Banyak juga pedagang nakal yang memiliki alat khusus untuk mereset atau mengubah angkanya.
Baca Juga: Wajib Tahu Dulu, Beli Mobil Bekas yang Ada Sunroof Harap Cek Part Ini
| Editor | : | Grid Content Team |

KOMENTAR