Dampak Buruk Kelebihan Mengisi Oli Mesin Baru di Mobil Bekas

ARSN,Ryan Fasha - Senin, 18 Januari 2021 | 15:23 WIB

Cek Oli Mesin Mobil Pakai Dipstick (ARSN,Ryan Fasha - )

Otoseken.idDi mobil bekas yang sudah berumur, oli mesin wajib diganti secara berkala.

 

Hal ini agar pelumasan mesin tetap maksimal sehingga komponen jeroan mesin tetap bekerja dengan baik.

Oli mesin yang baik harus melumasi setiap bagian komponen sampai yang tersempit.

Setiap pabrikan pastinya sudah menentukan berapa volume oli yang harus dimasukkan ke dalam mesin.

Baca Juga: Penyebab Oli Mesin Mobil Bekas Sering Berkurang, Komponen Ini Mulai Lemas

Bagaimana bila isi oli mesin jauh melebihi rekomendasi pabrikan?

"Volume oli mesin mobil itu sudah dicantumkan di buku manual pengguna sebagai pedoman," buka Pranoto, Service Advisor bengkel Auto2000 di Pramuka.

"Kalau diisi terlalu banyak maka kinerja mesin akan menjadi lebih berat," tambahnya.

Sebagai contoh, rekomendasi volume oli Toyota Avanza 1.300 cc 2,5 liter (dengan penggantian filrer oli) lalu diisi 3 liter atau 3,5 liter.

Baca Juga: Filter Oli Tidak Diganti Saat Ganti Oli Mesin Mobil, Ini Bahaya Yang Mengintai

Putaran mesin akan terlalu terbebani oleh oli mesin.

Selain itu pompa oli atau oil pump akan semakin berat bekerja untuk mengalirkan oli mesin.

Alhasil mobil akan berkurang tenaga mesinnya serta boros bahan bakar.

"Bahan bakar boros akibat tenaga mesin kurang pasti injak pedal gas lebih dalam," tutup Pranoto.

Penyebab Oli Mesin Mobil Bekas Sering Berkurang, Komponen Ini Mulai Lemas

Dwi Wahyu R./GridOto.com
Ilustrasi oli mesin berkurang

Otoseken.id - Mobil bekas yang sudah berumur kerap kali muncul masalah di mesinnya, salah satu contohnya oli mesin yang menyusut.

Mesin bisa bermasalah jika Penyusutan oli mesin terlalu banyak.

Hal ini menandakan bahwa ada komponen internal mesin yang bermasalah.

Salah satu biang keladi oli mesin menyusut adalah ring piston.

Ryan/gridoto.com
Piston di dalam liner silinder

Baca Juga: Cara Cek Kondisi Mesin Mobil Bekas, Jika Ada Gejala Ini Harus Waspada

Ring piston bertugas menekan gas bakar agar terjadi kompresi dan menyapu oli agar tidak naik ke ruang bakar.

"Karena pemakaian dan terus bergesekan dengan liner silinder maka ring piston bisa loyo," buka Kuntarto Rahmat, owner bengkel Goebuk Tune-up di Jatinegara, Jakarta Timur.

"Ring piston yang loyo bikin oli ikut naik ke ruang bakar dan terbakar," tambahnya.

Karena tidak terlalu banyak maka kerap kali tidak terlihat asap warna putih pada ujung knalpot.

Baca Juga: Penyebab Mesin Mobil Bekas Bisa Overheat, Komponen Ini Masalahnya

 

Namun kondisi ini lama kelamaan bikin oli mesin menyusut dan mesin kehabisan oli.

Kondisi ini mengharuskan ring piston diganti dengan yang baru.

M+
Ring piston lemah dapat mengakibatkan bocornya kompresi mesin

"Kalau kondisi ring piston bagus bisa meminimalisir oli ikut terbakar dan menyusut," beber Kuntarto.

Jadi oli enggak mudah menyusut dan habis deh sob.